
Palembang kembali berduka. Belum reda rasa was-was kita soal premanisme di jalanan, kini kabar mengejutkan datang dari salah satu pusat keramaian kota. Sebuah tragedi menimpa pasangan suami istri (pasutri) di kawasan Sayangan, yang diduga menjadi korban perampokan sadis hingga merenggut nyawa.
Kejadian ini bikin merinding, karena terjadi di area yang biasanya ramai aktivitas. Yuk, kita simak kronologinya agar kita semua bisa lebih waspada dan saling menjaga.
Peristiwa memilukan ini terjadi pada Selasa (25/11/2025) malam, sekitar pukul 20.30 WIB. Lokasi kejadian berada di sebuah ruko di Jalan Pengadilan, Kelurahan 15 Ilir, kawasan Sayangan, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban adalah sepasang suami istri. Tragisnya, sang suami dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat tindak kekerasan yang dialaminya. Sementara sang istri ditemukan dalam kondisi kritis dan segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.
“Infonya tadi yang meninggal suaminya, sedangkan yang istri masih sekarat,” ujar Edi, Ketua RT setempat, memberikan keterangan di lokasi.
Suasana di sekitar TKP (Tempat Kejadian Perkara) langsung berubah tegang. Pihak kepolisian bergerak cepat dengan memasang garis polisi (police line) untuk mensterilkan lokasi. Tim Inafis dan anjing pelacak (K-9) bahkan diterjunkan untuk mengendus jejak pelaku yang diduga melarikan diri setelah melakukan aksi kejinya.
Jenazah korban dan korban luka saat ini telah dievakuasi ke RS Bhayangkara M. Hasan Palembang. Identitas lengkap korban masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang.
Sobat Beranjak, kejadian di Sayangan ini adalah red alert. Kawasan ini dikenal sebagai pusat bisnis dan perdagangan yang cukup padat. Fakta bahwa kejahatan sadis bisa terjadi di sana menunjukkan bahwa pelaku kriminal makin nekat dan tak pandang bulu.
Ini jadi pengingat keras buat kita semua:
- Kunci Pintu Ruko/Rumah: Pastikan pintu dan akses masuk terkunci rapat, terutama saat malam hari atau saat sedang menghitung uang kas (bagi yang punya usaha).
- Jangan Sendirian: Usahakan tidak berada sendirian di tempat usaha saat jam-jam rawan.
- Pasang CCTV: Keberadaan kamera pengawas sangat membantu polisi untuk melacak pelaku kejahatan.
Kita semua berharap pihak kepolisian bisa segera menangkap pelaku biadab ini dan memberikan hukuman setimpal. Tidak ada ruang bagi kekerasan di kota kita tercinta.
Untuk keluarga korban, kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga diberi ketabahan dalam menghadapi cobaan berat ini.









