
Bansos alias Bantuan Sosial itu sejatinya adalah hak rakyat kurang mampu yang diberikan negara gratis. Ingat ya, GRATIS. Tapi, apa jadinya kalau bantuan yang harusnya meringankan beban, malah dijadikan ladang bisnis oleh oknum tak bertanggung jawab?
Kabar miring yang bikin elus dada datang dari Desa Terusan Muara, Kecamatan Sumber Marga Telang, Kabupaten Banyuasin. Warga di sana lagi speak up soal dugaan praktik curang penyaluran Bansos. Nggak cuma jumlahnya yang diduga “disunat”, tapi warga juga dikabarkan harus merogoh kocek alias bayar pungli buat nebus hak mereka sendiri.
Duh, kok bisa setega itu ya? Yuk, kita bedah keluhan warga ini biar viral dan didengar pihak berwenang!
Berdasarkan laporan yang beredar, dugaan penyelewengan ini terjadi pada penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng. Warga mengeluh karena apa yang mereka terima tidak sesuai dengan takaran yang seharusnya.
- Beras Berkurang: Karung beras yang harusnya full, diduga beratnya dikurangi.
- Minyak Goreng: Jatah minyak goreng pun dikabarkan tidak utuh sampai ke tangan penerima manfaat.
Istilahnya, bantuan sudah sampai desa, tapi pas dibagi ke warga kok jadi “diet” timbangannya? Ini jelas merugikan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang memang sangat membutuhkan.
Yang bikin makin geleng-geleng kepala, ada dugaan praktik Pungutan Liar (Pungli). Warga yang mau mengambil jatah bansos tersebut kabarnya diwajibkan membayar sejumlah uang kepada oknum penyalur di desa.
Alasannya macam-macam, mulai dari uang lelah, uang transport, atau biaya administrasi yang sebenernya nggak ada dalam aturan resmi. Padahal, prinsip bansos itu zero cost buat penerima. Kalau harus bayar, namanya bukan bantuan dong, tapi jualan!
Sobat Beranjak, kejadian di Desa Terusan Muara ini adalah cerminan betapa rentannya masyarakat kecil dipermainkan oleh oknum yang punya kuasa di level bawah.
Kita sebagai generasi muda harus dukung warga yang berani lapor. Kasus ini harus segera diusut tuntas oleh Dinas Sosial Banyuasin dan Aparat Penegak Hukum (Polisi/Kejaksaan).
- Cek Fakta: Turun langsung ke lapangan, timbang ulang berasnya.
- Audit Aliran Dana: Ke mana larinya uang pungutan liar tersebut?
- Sanksi Tegas: Jika terbukti, oknum perangkat desa atau penyalur nakal harus dicopot dan diproses hukum.
Jangan diam kalau melihat ketidakadilan di sekitarmu. Bansos itu uang rakyat, dari pajak kita semua. Kalau ada yang main-main, viralkan!
Semoga masalah di Banyuasin ini segera kelar dan hak warga dikembalikan utuh tanpa potongan sebutir beras pun.
Bansos untuk rakyat, bukan untuk pejabat (desa) yang nekat!









