Palembang “Menyala” di Istana Negara! Raih Penghargaan TPID Terbaik, Bukti Kinerja Ratu Dewa Diakui Presiden Prabowo

Ada kabar membanggakan nih dari ibu kota tercinta kita, Palembang! Kota pempek ini baru saja menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional. Bukan kaleng-kaleng, penghargaan ini diserahkan langsung di hadapan orang nomor satu di Indonesia, Presiden Prabowo Subianto.

Dalam acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025 yang digelar di Jakarta, Jumat (28/11/2025), Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang dinobatkan sebagai TPID (Tim Pengendalian Inflasi Daerah) Berkinerja Terbaik untuk Wilayah Sumatera Tahun 2025.

Prestasi ini disebut-sebut tak lepas dari tangan dingin dan strategi jitu yang diterapkan oleh Ratu Dewa saat menjabat sebagai Pj Wali Kota. Penasaran kenapa Palembang bisa jadi juara? Yuk, simak ulasannya!

Mendapat gelar “Terbaik se-Sumatera” itu nggak gampang, lho. Palembang harus bersaing dengan kota-kota besar lain seperti Medan, Batam, dan Bandar Lampung. Namun, berkat kerja keras dan sinergi yang solid, Palembang berhasil membuktikan diri sebagai kota yang paling sat-set dalam menjaga kestabilan harga.

Penghargaan ini adalah bukti nyata bahwa di tengah dinamika ekonomi global yang naik-turun, Palembang tetap tangguh menjaga daya beli warganya.

Kenapa sih inflasi itu penting buat anak muda kayak kita? Simpelnya, kalau inflasi tinggi, harga jajan seblak, kopi susu, sampai bensin bakal ikutan naik gila-gilaan.

Nah, di bawah komando Ratu Dewa, TPID Palembang menerapkan berbagai jurus ampuh untuk menahan laju inflasi, antara lain:

  • Pasar Murah: Digelar rutin di berbagai kecamatan biar emak-emak (dan anak kost!) bisa belanja sembako dengan harga miring.
  • Pemantauan Harga: Tim rutin turun ke pasar tradisional buat ngecek harga cabai, bawang, dan beras. Kalau ada yang naik dikit, langsung dicari solusinya.
  • Kerjasama Antar Daerah (KAD): Palembang nggak gengsi buat kerjasama sama daerah penghasil komoditas biar stok pangan selalu aman.

Hasilnya? Inflasi Palembang pada Oktober 2025 tercatat sangat stabil di angka 1,35% (yoy). Angka ini tergolong rendah dan sangat sehat buat pertumbuhan ekonomi kota.

Ratu Dewa, yang menerima langsung apresiasi ini, menyebut bahwa penghargaan ini bukan kerja satu orang (one man show), tapi hasil keroyokan semua pihak. Mulai dari Bank Indonesia, OPD terkait, hingga masyarakat yang mendukung program pemerintah.

“Ini bukan sekedar penghargaan, melainkan bukti semangat kebersamaan Palembang menjaga perekonomian tetap kuat dan berpihak pada rakyat,” ujar Ratu Dewa penuh syukur.

Sobat Beranjak, prestasi ini jadi motivasi buat kita semua untuk makin bangga sama kota Palembang. Stabilitas ekonomi yang terjaga bakal membuka peluang kerja dan bisnis yang lebih luas buat anak muda.

Semoga ke depannya, Palembang nggak cuma jago kendalikan inflasi, tapi juga jadi pusat ekonomi kreatif dan digital di Sumatera.

Bangga jadi Wong Kito Galo!

Bagikan Artikel Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

| Artikel Terkait