
Kepolisian Republik Indonesia (Polri) sekali lagi menunjukkan bahwa peran mereka di tengah masyarakat jauh lebih luas dari sekadar menjaga keamanan dan ketertiban. Melalui sebuah program pemberdayaan yang menyentuh langsung ke akar rumput, Polri hadir sebagai mitra petani untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Wujud nyata dari komitmen ini dirasakan langsung oleh Kelompok Tani Serai Makmur Sejahtera di Kabupaten Ogan Ilir.
Pada hari Rabu (1/10/2025), Kapolres Ogan Ilir, AKBP Andi Baso Rahman, secara simbolis menyerahkan bantuan berupa satu unit mesin pemipil jagung modern kepada kelompok tani tersebut. Bantuan ini bukan berasal dari anggaran polres setempat, melainkan merupakan program langsung dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang disalurkan melalui jajaran polda dan polres di seluruh Indonesia.
Bagi Kelompok Tani Serai Makmur Sejahtera, bantuan mesin pemipil jagung ini lebih dari sekadar alat. Ini adalah sebuah lompatan teknologi yang akan mengubah cara mereka bekerja dan secara drastis meningkatkan produktivitas mereka. Selama ini, para petani di Desa Serai, Kecamatan Tanjung Raja, masih mengandalkan cara-cara manual yang memakan banyak waktu dan tenaga untuk memisahkan biji jagung dari tongkolnya.
Dengan adanya mesin baru ini, proses pascapanen akan menjadi jauh lebih cepat, efisien, dan menghasilkan biji jagung dengan kualitas yang lebih baik dan bersih. Efisiensi ini tidak hanya akan menghemat biaya operasional, tetapi juga memungkinkan para petani untuk mengolah hasil panen dalam jumlah yang lebih besar dalam waktu yang lebih singkat.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolri dan jajaran Polres Ogan Ilir. Bantuan mesin ini sangat kami butuhkan dan akan sangat membantu meningkatkan hasil produksi kami,” ujar perwakilan Kelompok Tani Serai Makmur Sejahtera saat menerima bantuan.
Kapolres Ogan Ilir, AKBP Andi Baso Rahman, menjelaskan bahwa program bantuan ini adalah bagian dari implementasi konsep “Polri Presisi” yang digagas oleh Kapolri. Salah satu fokusnya adalah mendukung penuh program-program prioritas pemerintah, termasuk di sektor ketahanan pangan.
“Polri tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga turut serta dalam upaya menyejahterakan masyarakat. Bantuan ini adalah wujud kepedulian kami untuk mendukung para petani sebagai garda terdepan ketahanan pangan di daerah,” ujar AKBP Andi.
Ia berharap, dengan adanya bantuan alat pertanian modern ini, Kelompok Tani Serai Makmur Sejahtera bisa semakin maju, mandiri, dan sejahtera. Polres Ogan Ilir juga berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan dan melihat kebutuhan-kebutuhan lain yang mungkin bisa difasilitasi di masa mendatang.
Sobat Beranjak, kisah dari Ogan Ilir ini adalah sebuah contoh nyata dari sinergi positif antara aparat negara dan masyarakat. Ini menunjukkan bahwa ketika sebuah institusi mau turun langsung dan mendengarkan kebutuhan rakyatnya, solusi-solusi inovatif bisa dilahirkan.
Bagi kita, Generasi Nusantara, ini adalah inspirasi. Ini mengajarkan kita bahwa untuk membangun bangsa, tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi dari semua elemen, mulai dari pemerintah, aparat, akademisi, hingga para petani dan pelaku usaha di desa.
Semoga program-program pemberdayaan seperti ini bisa terus berlanjut dan direplikasi di lebih banyak daerah. Karena ketahanan pangan bukanlah sekadar urusan perut, tetapi juga merupakan pilar utama dari kedaulatan dan kesejahteraan sebuah bangsa. Salut untuk Polri!









