
Kabar baik datang dari salah satu kebanggaan warga Sumatera Selatan, PT Pusri Palembang. Dalam rangka menyambut ulang tahunnya yang ke-66, perusahaan pupuk raksasa ini kembali menebar kebaikan lewat aksi sosial yang sangat dinanti-nanti warga sekitar.
Bukan pesta hura-hura, Pusri memilih merayakan pertambahan usianya dengan menggelar Khitanan Massal Gratis. Acara ini sukses bikin ratusan anak-anak di lingkungan sekitar perusahaan tersenyum (walau mungkin ada yang nangis sedikit karena takut disunat, ya! Hehe).
Kegiatan ini bukan cuma soal tradisi tahunan, tapi bukti nyata kalau Pusri ingin terus hadir dan bermanfaat bagi tetangga terdekatnya. Yuk, simak keseruannya!
Sobat Beranjak, kita tahu biaya khitan (sunat) zaman sekarang lumayan menguras kantong. Makanya, program CSR (Tanggung Jawab Sosial Perusahaan) dari Pusri ini disambut antusias banget oleh para orang tua.
- Sasaran Utama: Anak-anak dari keluarga kurang mampu yang tinggal di ring 1 atau wilayah operasional perusahaan di Palembang.
- Fasilitas Lengkap: Nggak cuma disunat gratis oleh tim medis profesional, biasanya anak-anak hebat ini juga pulang bawa “oleh-oleh”. Mulai dari uang saku, bingkisan perlengkapan sekolah, atau baju koko. Pulang sunat langsung full senyum!
Di usia yang makin matang (66 tahun), Pusri menunjukkan kalau kesuksesan bisnis harus jalan bareng sama kepedulian sosial.
“Semoga dengan adanya khitanan massal ini, anak-anak bisa tumbuh lebih sehat, cerdas, dan menjadi generasi penerus yang membanggakan Palembang.”
Acara ini juga menjadi ajang silaturahmi yang merekatkan hubungan antara perusahaan dengan warga Kelurahan 1 Ilir, 3 Ilir, dan sekitarnya. Jadi, keberadaan pabrik bukan cuma dirasakan dampaknya secara ekonomi makro, tapi juga langsung menyentuh dapur warga.
Melihat antusiasme warga, rasanya kita patut kasih jempol buat inisiatif ini. Semoga di ulang tahun yang ke-66 ini, PT Pusri Palembang makin jaya, produksinya lancar, dan pastinya makin sering bikin program yang bantu Wong Kito Galo.
Selamat ulang tahun, Pusri! Teruslah berkarya untuk ketahanan pangan negeri.









