
Kita semua setuju dong kalau bencana alam itu “tamu tak diundang” yang paling nyebelin? Mulai dari banjir sampai kebakaran hutan, dampaknya sering bikin aktivitas lumpuh. Nah, daripada cuma pasrah nunggu bencana datang, warga di Kelurahan Mangunjaya, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), memilih untuk bergerak lebih dulu.
Lewat sebuah aksi keren bertajuk “Menanam Harapan”, warga setempat nggak cuma menghijaukan lingkungan, tapi juga melatih diri agar tangguh menghadapi situasi darurat. Kegiatan ini didukung penuh oleh Pertamina EP (PEP) Ramba Field sebagai bentuk kepedulian sosial (CSR) mereka.
Yuk, intip gimana serunya warga Mangunjaya bertransformasi jadi “Desa Tangguh Bencana”!
Sobat Beranjak, langkah pertama yang mereka lakukan adalah menanam pohon. Tapi ini bukan sekadar tanam-tanam cantik buat story Instagram, lho!
Pohon-pohon yang ditanam punya fungsi vital:
- Spons Alami: Akar pohon membantu menyerap air hujan, mengurangi risiko banjir dan genangan.
- Penahan Tanah: Mencegah erosi dan tanah longsor saat curah hujan tinggi.
- Investasi Jangka Panjang: Selain bikin adem, pohon buah yang ditanam nanti bisa jadi sumber pangan dan ekonomi warga.
“Menanam pohon adalah cara kami merawat bumi sekaligus menyiapkan benteng pertahanan alami untuk desa kami,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.
Selain penghijauan, warga juga diajak “sekolah kilat” soal mitigasi bencana. Mereka diberikan pelatihan tentang:
- Evakuasi Mandiri: Ke mana harus lari dan apa yang harus dibawa saat sirine bahaya berbunyi.
- Pertolongan Pertama: Cara menangani korban luka ringan sebelum bantuan medis datang.
- Pemadaman Api: Teknik dasar memadamkan api kecil agar tidak membesar jadi Karhutla (Kebakaran Hutan dan Lahan).
Tujuannya simpel: Membangun mentalitas siap siaga. Jadi, kalau amit-amit bencana terjadi, warga nggak cuma teriak panik, tapi tahu harus berbuat apa untuk menyelamatkan diri dan tetangga.
Kegiatan di Mangunjaya ini adalah bukti nyata bahwa menjaga lingkungan itu butuh kerja keroyokan. Sinergi antara warga, pemerintah setempat, dan perusahaan (Pertamina EP) menciptakan ekosistem desa yang lebih resilient (tangguh).
Bagi Pertamina EP Ramba Field, ini bukan cuma soal bagi-bagi bibit, tapi memberdayakan masyarakat agar mandiri dalam menjaga keselamatan lingkungan mereka sendiri.
Sobat Beranjak, aksi warga Mangunjaya ini bisa banget kita tiru di lingkungan masing-masing. Nggak perlu nunggu program besar, kita bisa mulai dengan:
- Tanam satu pohon di halaman rumah.
- Pelajari jalur evakuasi di tempat tinggalmu.
- Gabung komunitas relawan bencana.
Mari kita tanam harapan mulai hari ini, agar masa depan kita tetap hijau dan aman!
Alam dijaga, bencana reda, hidup sejahtera!









