
Siapa di sini yang udah mulai gerah sama polusi udara di kota-kota besar? Asap knalpot bus atau truk emang jadi salah satu biang kerok langit kita jadi kelabu. Solusinya jelas: Kendaraan Listrik (EV). Tapi masalahnya, harga kendaraan listrik komersial itu mahal banget, bikin banyak perusahaan mikir dua kali buat hijrah.
Nah, ada kabar keren nih dari Kalista (member of Indika Energy Group). Mereka datang membawa solusi cerdas bernama Fleets-as-a-Service (FaaS). Jurus ini diklaim sukses bikin penghematan energi secara dramatis dan mempercepat adopsi EV di sektor transportasi umum dan logistik.
Penasaran gimana caranya Kalista menyulap masalah biaya jadi cuan dan lingkungan bersih? Yuk, kita bedah inovasinya!
Simpelnya, FaaS itu kayak kamu langganan Netflix, tapi isinya bus atau truk listrik.
Biasanya, kalau perusahaan mau pakai mobil listrik, mereka harus beli unitnya (yang harganya selangit), bangun tempat charging, sampai mikirin biaya servis. Ribet dan mahal di awal (Capex tinggi).
Dengan model FaaS dari Kalista, perusahaan nggak perlu beli aset. Kalista menyewakan ekosistem lengkap:
- Unit Kendaraan Listrik: Bus, truk, atau mobil operasional.
- Infrastruktur Charging: Stasiun pengisian daya.
- Maintenance: Perawatan rutin.
- Sistem Digital: Aplikasi pemantauan armada.
Jadi, perusahaan tinggal “terima beres” dan bayar biaya sewa bulanan (Opex). Solusi yang sat-set banget, kan?
Berdasarkan data di lapangan, Kalista memamerkan hasil yang nggak main-main. Penggunaan armada listrik lewat skema FaaS ini terbukti memangkas biaya operasional secara signifikan dibandingkan kendaraan konvensional (BBM).
Direktur Utama Kalista, Albert Ariefmulyana, mengungkapkan bahwa klien mereka bisa merasakan efisiensi biaya energi hingga 70%!
Bayangkan, Sobat Beranjak:
- Biaya “Bensin”: Listrik jauh lebih murah daripada Solar/Bensin.
- Biaya Servis: Mesin listrik lebih simpel, nggak butuh ganti oli atau filter sesering mesin BBM.
- Pajak: Banyak insentif pajak untuk kendaraan listrik.
Dampak paling kerasa tentu ada di lingkungan. Di kota-kota besar yang macet, kendaraan komersial menyumbang emisi karbon yang besar. Dengan beralih ke listrik, emisi gas buang jadi NOL.
Kalista sudah mulai menerapkan ini di beberapa sektor, mulai dari transportasi publik hingga logistik pertambangan. Ini adalah langkah konkret menuju Net Zero Emission yang sering kita gaungkan.
Inovasi FaaS dari Kalista ini adalah bukti bahwa bisnis dan kelestarian lingkungan bisa jalan bareng. Nggak perlu nunggu kaya buat jadi ramah lingkungan, yang penting punya strategi yang tepat.
Semoga makin banyak perusahaan logistik dan transportasi umum di kotamu yang pakai jasa ini ya. Biar kita bisa menghirup udara segar sambil jalan-jalan sore!
Listrik masa depan, polusi masa lalu!









