
Dunia sepak bola emang nggak pernah kehabisan drama, apalagi kalau udah menyangkut Manchester United. Di tengah krisis lini belakang yang bikin fans Setan Merah sering senam jantung, muncul rumor transfer yang beneran bikin geleng-geleng kepala.
Nama yang muncul bukan bek muda potensial, tapi sosok “Bapak Kost” yang paling ditakuti striker manapun: Sergio Ramos!
Yap, kamu nggak salah baca. Legenda Real Madrid yang kini berusia 39 tahun itu dikabarkan masuk radar transfer United secara tiba-tiba. Padahal, sebelumnya Ramos santer dikaitkan bakal comeback ke Real Madrid atau pensiun di Amerika. Kok bisa belok ke Old Trafford? Yuk, kita bedah situasinya!
Setelah menyelesaikan petualangannya di klub Meksiko, Monterrey, pada awal Desember 2025 kemarin, Ramos kini berstatus free agent alias tanpa klub. Meski usianya sudah hampir kepala empat, fisik dan mentalitas juaranya masih dianggap level atas.
Di sisi lain, Manchester United lagi pusing tujuh keliling. Cedera bek silih berganti bikin pertahanan mereka rapuh.
- Kebutuhan Mendesak: United butuh sosok pemimpin (leader) di ruang ganti dan lapangan yang punya mental baja.
- Solusi Jangka Pendek: Merekrut Ramos dianggap solusi instan yang murah (gratis biaya transfer) untuk menambal lubang pertahanan hingga akhir musim.
Yang bikin rumor ini makin panas adalah faktor Real Madrid. Sejak Eder Militao dan Alaba cedera parah, fans El Real sebenarnya banyak yang berharap sang mantan kapten pulang ke Santiago Bernabeu untuk “bantu-bantu” di masa krisis.
Tapi, manajemen Madrid sepertinya gengsi atau punya rencana lain. Celah inilah yang coba dimanfaatkan oleh Manchester United.
- Skenarionya: Kalau Madrid keukeuh nggak mau memulangkan Ramos, United siap menyodorkan kontrak jangka pendek.
- Daya Tarik: Ramos dikabarkan masih ingin bermain di level tertinggi Eropa sebelum gantung sepatu. Premier League bisa jadi panggung terakhir yang epik buat dia.
Sobat Beranjak, mendatangkan pemain usia 39 tahun ke liga sekeras Inggris tentu beresiko tinggi (ingat kasus Varane atau Casemiro yang sering cedera?). Tapi, kalau melihat performa Thiago Silva di Chelsea dulu, usia hanyalah angka.
Jika Ramos benar-benar mendarat di Manchester, bayangkan duelnya nanti:
- Ramos vs Haaland: Duel fisik monster.
- Ramos vs Salah: Reuni penuh “kenangan” (ingat insiden bantingan bahu di final UCL?).
Apakah ini cuma rumor gorengan agen atau beneran kejadian? Kita tunggu saja di bursa transfer Januari nanti. Yang jelas, kalau Ramos pake jersey merah, Premier League bakal makin chaos!
Old but Gold, atau Old but Slow? Kita lihat nanti!









