
Sobat Beranjak, di tengah riuhnya informasi pasca-aksi demonstrasi di Jakarta, sempat beredar kabar yang bikin cemas: dua orang dilaporkan hilang. Namun, sepenting apa pun sebuah isu, mengecek kebenarannya adalah hal yang utama. Yuk, kita telusuri faktanya bersama.
Kabar baiknya, dua orang yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah aksi unjuk rasa di sekitar Patung Kuda, Jakarta Pusat, telah ditemukan dalam keadaan selamat. Namun, ada klarifikasi penting dari pihak kepolisian dan keluarga: keduanya ternyata tidak ikut serta dalam aksi demonstrasi tersebut.
Informasi ini dikonfirmasi langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro. Ia menegaskan bahwa setelah ditelusuri, kedua orang tersebut memang tidak terlibat dalam kegiatan unjuk rasa yang berlangsung pada hari Kamis.
“Keduanya bukan bagian dari massa aksi,” ujar Kombes Pol Susatyo saat memberikan keterangan pers di Jakarta. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya untuk menjaga situasi tetap kondusif.
Fakta ini sejalan dengan nilai
kredibilitas yang kita junjung tinggi: memastikan setiap informasi akurat dan terverifikasi sebelum dibagikan.
Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi kita, Generasi Nusantara yang melek digital. Di era serba cepat ini, sangat mudah bagi sebuah informasi, apalagi yang menyentuh emosi, untuk menyebar luas tanpa dicek terlebih dahulu.
Sikap kritis dan tidak terburu-buru dalam menyikapi berita adalah kunci agar kita tidak ikut menyebarkan keresahan yang tidak perlu. Sebagai agen perubahan (
agent of change), memastikan informasi yang kita konsumsi dan bagikan itu akurat adalah sebuah tanggung jawab besar.
Jadi, sebelum menekan tombol share, mari kita Beranjak selangkah lebih maju dengan selalu bertanya: “Apakah berita ini sudah terbukti kebenarannya?”









