“Siaga Satu” Nataru! Kapolri Wanti-Wanti Cuaca Ekstrem, Polisi Wajib Gercep Tangani Bencana

Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) sudah di depan mata. Tiket sudah di tangan, koper sudah disiapkan, tapi ada satu hal yang nggak boleh luput dari perhatian kita: Cuaca.

Sudah jadi “tradisi” tahunan kalau momen Nataru selalu berbarengan dengan puncak musim hujan. Melihat potensi cuaca ekstrem di penghujung 2025 ini, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo nggak mau ambil risiko. Beliau mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh jajarannya untuk Siaga Penuh menghadapi potensi bencana alam.

Bukan cuma fokus mengurai macet mudik, kali ini polisi juga ditugaskan jadi garda terdepan penyelamat saat bencana mengintai. Simak instruksi lengkapnya!

Kapolri menyadari bahwa ancaman terbesar saat ini bukan hanya kriminalitas, tapi “amukan” alam. Banjir, tanah longsor, hingga angin puting beliung bisa terjadi sewaktu-waktu.

Oleh karena itu, Kapolri menekankan langkah Preemtif dan Preventif:

  • Peta Rawan Bencana: Setiap Polres/Polda wajib memetakan jalur mudik atau lokasi wisata yang rawan longsor dan banjir.
  • Satgas Kontinjensi: Menyiapkan pasukan khusus yang siap diterjunkan kapan saja jika (amit-amit) bencana terjadi.

Pak Jenderal nggak mau ada cerita aparat telat merespons panggilan darurat. Dalam arahannya, beliau meminta seluruh sarana dan prasarana disiapkan now.

  1. Alat Berat & Evakuasi: Perahu karet, pelampung, hingga koordinasi alat berat harus standby di titik rawan.
  2. Posko Terpadu: Polisi tidak kerja sendiri. Kolaborasi dengan TNI, Basarnas, BMKG, dan BPBD adalah harga mati agar penanganan cepat dan tepat sasaran.
  3. Jalur Alternatif: Jika jalur utama putus karena longsor/banjir, polisi harus segera menyiapkan rekayasa lalu lintas agar pemudik tidak terjebak berjam-jam.

“Keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. Kami ingin memastikan masyarakat bisa merayakan Natal dan Tahun Baru dengan tenang, meski di tengah tantangan cuaca.”

Sobat, instruksi Kapolri ini tentu bikin kita sedikit lebih tenang. Tapi, keselamatan diri tetap dimulai dari kita sendiri.

  • Cek BMKG: Sebelum berangkat, biasakan cek prakiraan cuaca di aplikasi info BMKG.
  • Fisik & Kendaraan: Pastikan tubuh fit dan kendaraan (terutama ban dan wiper) dalam kondisi prima untuk menembus hujan.
  • Jangan Memaksa: Kalau cuaca buruk banget, lebih baik menepi atau tunda perjalanan daripada nekat.

Polisi sudah siap siaga menjaga kita. Mari kita bantu tugas mereka dengan menjadi pelancong yang cerdas dan waspada.

Selamat menyambut liburan, tetap hati-hati di jalan!

Bagikan Artikel Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

| Artikel Terkait