Bukan Avengers, Ini “Gajah Rangers”! 4 Gajah Perkasa Turun Gunung Bantu Evakuasi & Hibur Korban Banjir Pidie

Biasanya kalau ada bencana, kita bakal lihat pahlawan-pahlawan berseragam atau alat berat seperti ekskavator yang turun ke lapangan. Tapi di Pidie Jaya, Aceh, ada pemandangan yang beda dan bikin hati hangat. Pahlawan kali ini nggak pakai seragam, tapi punya belalai dan tubuh raksasa!

Yap, 4 ekor Gajah Sumatera yang gagah perkasa diterjunkan langsung untuk membantu evakuasi dan pembersihan sisa banjir bandang yang menerjang wilayah tersebut. Nggak cuma kuat angkat kayu, mereka juga punya misi mulia lain: Menghibur anak-anak korban bencana.

Yuk, kenalan sama “Gajah Rangers” yang bikin kita makin respect sama satwa kebanggaan Indonesia ini!

Mereka bukan gajah liar, ya. Empat gajah jinak ini bernama Abu, Mido, Ajis, dan Noni. Mereka adalah “lulusan” dari Pusat Latihan Gajah (PLG) Saree yang didatangkan khusus oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh.

Tugas mereka berat, lho! Di Kecamatan Meurah Dua dan Meureudu, gajah-gajah ini menjadi “alat berat alami” yang tangguh.

  • Menyingkirkan Puing: Dengan belalainya yang kuat, mereka memindahkan batang kayu besar dan material longsor yang menutupi jalan.
  • Menembus Medan Sulit: Di mana roda truk selip karena lumpur tebal, kaki gajah melangkah pasti. Mereka bisa menjangkau daerah terisolir yang sulit ditembus kendaraan mesin.

“Gajah sangat membantu membersihkan puing-puing… termasuk saat tsunami di Aceh dulu,” ujar Hadi Sofyan, Kepala KSDA Wilayah Sigli.

Sobat Beranjak, di balik otot kawat tulang besinya, gajah-gajah ini ternyata punya hati yang lembut. Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, menjelaskan bahwa kehadiran mereka juga berfungsi sebagai Trauma Healing.

Anak-anak korban banjir yang tadinya murung dan ketakutan, perlahan mulai tersenyum saat melihat gajah-gajah ini. Interaksi dengan satwa cerdas ini ternyata ampuh mengurangi stres dan ketegangan pascabencana.

“Kehadiran gajah dapat menghadirkan suasana ceria… dan membantu memulihkan kondisi psikologis mereka,” kata Kapolres Faisal.

Momen ini mengajarkan kita satu hal penting: Manusia dan alam itu saling membutuhkan. Di saat teknologi angkat tangan menghadapi medan ekstrem, alam (lewat gajah-gajah ini) memberikan solusinya.

Aksi Abu, Mido, Ajis, dan Noni adalah bukti nyata bahwa satwa liar bukan musuh, tapi sahabat yang bisa diandalkan. Mari kita jaga habitat mereka agar mereka tetap lestari dan bisa terus berdampingan dengan kita.

Semoga Pidie Jaya segera pulih, dan terima kasih buat para gajah serta pawang (mahout) yang sudah berjuang tanpa lelah!

Gajah kuat, Aceh hebat!

Bagikan Artikel Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

| Artikel Terkait