
Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah Sumatera Barat (Sumbar) beberapa waktu terakhir ini benar-benar menyita perhatian kita semua. Dampaknya tidak main-main, bahkan kabar kurang sedap datang dari tetangga kita, Malaysia.
Kementerian Luar Negeri Malaysia baru saja mengonfirmasi bahwa salah satu warganya dilaporkan hilang di tengah bencana alam yang melanda wilayah Padang Panjang. Ini menjadi pengingat keras bahwa bencana alam tak pandang bulu, menimpa siapa saja yang berada di jalur bahaya.
Yuk, simak informasi terkini mengenai pencarian warga Malaysia tersebut dan kondisi di lapangan.
Berdasarkan keterangan resmi yang diterima di Kuala Lumpur, Minggu (30/11/2025), Kementerian Luar Negeri Malaysia melalui Konsulat Jenderal (Konjen) Malaysia di Medan membenarkan kabar hilangnya Asrul Nizam bin Apridwson (30 tahun).
Asrul diduga kuat menjadi korban saat bencana tanah longsor menerjang kawasan Padang Panjang. Kabar ini tentu menambah daftar panjang keprihatinan kita atas musibah yang terjadi di Ranah Minang.
Menyikapi laporan ini, pihak Konsulat Jenderal Malaysia di Medan tidak tinggal diam. Mereka bergerak cepat melakukan koordinasi intensif dengan otoritas terkait di Indonesia.
Saat ini, upaya pencarian dan penyelamatan (Search and Rescue/SAR) sedang dilakukan dengan melibatkan kolaborasi antara:
- Basarnas (Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan).
- BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Sumatera Barat.
- Polres Padang Panjang.
Kerja sama ini penting banget, Sobat Beranjak, untuk memverifikasi informasi di lapangan dan mempercepat proses evakuasi di tengah medan yang masih sulit dijangkau.
Pihak Konjen Malaysia juga mengeluarkan imbauan keras bagi warganya yang sedang berada di Sumatera Barat. Imbauan ini juga berlaku buat kita semua, lho!
- Patuhi Arahan Petugas: Ikuti instruksi BNPB, BPBD, dan Basarnas setempat. Jangan nekat menerobos area terlarang.
- Hindari Area Rawan: Jauhi kawasan yang rawan longsor dan banjir bandang, terutama di sekitar lereng bukit atau aliran sungai.
- Cek Rute: Perhatikan bahwa jalur utama Padang–Bukittinggi via Lembah Anai saat ini masih ditutup akibat kerusakan parah.
Sobat Beranjak, bencana di Sumbar, Sumut, hingga Aceh kali ini adalah ujian berat. Mari kita doakan agar proses pencarian Asrul Nizam dan korban hilang lainnya segera membuahkan hasil. Semoga keluarga yang menunggu kabar diberikan ketabahan.
Tetap waspada dengan cuaca ekstrem, dan jangan lupa saling jaga ya!
Sumbar Kuat, Kita Bersamamu!









