
Drama rumah tangga salah satu komedian papan atas Indonesia, Andre Taulany, dan istrinya, Rien Wartia Trigina atau yang akrab disapa Erin, memasuki babak baru yang semakin menegangkan. Proses mediasi perceraian mereka yang digelar di Pengadilan Agama Jakarta Selatan kembali menemui jalan buntu. Ini bukan kali pertama sidang harus ditunda, dan kesabaran majelis hakim tampaknya sudah mulai menipis.
Sidang yang dijadwalkan pada hari Rabu, 15 Oktober 2025, dengan agenda mendengarkan hasil mediasi sebelumnya, terpaksa ditunda karena ketidakhadiran Erin sebagai pihak tergugat. Ketidakhadiran ini sontak menimbulkan berbagai spekulasi di kalangan publik. Apakah ini sebuah strategi, atau memang ada alasan kuat di baliknya?
Menurut kuasa hukum Andre Taulany, Galih Raka Siwi, pihak Erin menyampaikan alasan sakit sebagai penyebab ketidakhadirannya. Tentu saja, alasan kesehatan adalah sesuatu yang harus dihormati. Namun, penundaan yang berulang kali ini membuat majelis hakim mengambil sikap tegas. Mereka memberikan ultimatum yang tidak main-main.
Secara langsung ke poin, hakim memberikan satu kesempatan terakhir bagi kedua belah pihak untuk melanjutkan proses mediasi pada hari Jumat pekan ini. Jika pada hari yang telah ditentukan Erin kembali tidak hadir, maka proses mediasi akan dianggap gagal total atau deadlock. Konsekuensinya? Kasus akan langsung dilanjutkan ke agenda persidangan pokok perkara, tanpa ada lagi ruang untuk negosiasi di luar ruang sidang.
Sikap tegas hakim ini bisa kita lihat secara cerdas dan berwawasan sebagai upaya untuk menjaga marwah lembaga peradilan. Proses hukum harus berjalan dengan pasti dan tidak boleh terkatung-katung tanpa alasan yang jelas. Ini adalah sinyal bahwa meskipun mediasi diutamakan untuk mencari jalan damai, prosesnya tetap memiliki batas waktu yang harus ditaati oleh semua pihak.
Bagi para penggemar yang telah mengikuti perjalanan karier Andre Taulany dari seorang vokalis band hingga menjadi “Sultan Bintaro”, kabar perceraian ini tentu sangat mengejutkan. Rumah tangga yang telah mereka bina selama bertahun-tahun dan tampak adem ayem dari luar, kini berada di ujung tanduk.
Kasus ini menjadi pengingat bagi kita semua, Sobat Beranjak, bahwa kehidupan pribadi seorang figur publik sering kali jauh lebih kompleks daripada yang terlihat di layar kaca. Di balik canda tawa yang menghibur kita setiap hari, ada persoalan-persoalan personal yang juga harus mereka hadapi.
Kita tentu berharap yang terbaik bagi keduanya. Apakah kesempatan mediasi terakhir ini akan menjadi titik balik yang mendamaikan, atau justru menjadi pintu gerbang menuju akhir dari pernikahan mereka? Semua mata kini tertuju pada hari Jumat.
Mari kita, sebagai audiens yang bijak, memberikan ruang privasi bagi mereka untuk menyelesaikan masalah ini. Semoga apa pun keputusan yang akan diambil nanti adalah jalan terbaik bagi Andre, Erin, dan tentu saja, bagi anak-anak mereka.









