Agak Laen Emang! CFD Jakarta Diserbu “Hantu”, Galang Dana Buat Korban Banjir Sumatera

Suasana Car Free Day (CFD) Jakarta di kawasan Bundaran HI pagi ini (Minggu, 14/12) mendadak pecah dan super heboh! Kalau biasanya isinya orang lari pagi atau sepedaan, kali ini ada pemandangan yang bikin warga salfok parah.

Gimana nggak heboh? Tiba-tiba muncul segerombolan “hantu” yang berkeliaran di tengah jalan. Eits, jangan takut dulu! Hantu-hantu ini bukannya nyeremin, tapi malah bikin ngakak. Ternyata, di balik kostum-kostum kocak itu adalah pasukan komika dari grup fenomenal Agak Laen!

Bene Dion, Boris Bokir, Indra Jegel, dan Oki Rengga (plus tim) turun ke jalan bukan cuma buat konten, tapi membawa misi kemanusiaan yang bikin kita respect abis. Yuk, intip keseruannya!

Sesuai namanya, kelakuan mereka emang “agak laen”. Demi menarik perhatian warga CFD, para personel menggunakan kostum hantu khas Indonesia. Ada yang jadi pocong, ada yang dandan ala kuntilanak, tapi dengan gaya komedi yang kental.

  • Totalitas: Meski cuaca Jakarta pagi ini lumayan terik, mereka tetap semangat pakai kostum tebal dan makeup hantu demi menghibur warga.
  • Reaksi Warga: Bukannya lari ketakutan, pengunjung CFD justru mengerubungi mereka buat minta foto bareng. Kapan lagi bisa selfie sama hantu seleb, kan?

Di balik aksi konyol ini, tujuannya sangat mulia, Sobat Beranjak. Aksi “hantu-hantuan” ini adalah cara kreatif mereka untuk menggalang dana bagi korban banjir bandang yang sedang melanda wilayah Sumatera (Sumatera Utara dan sekitarnya).

“Kita mau ngajak teman-teman semua buat bantu saudara kita di Sumatera. Caranya seru-seruan aja, yang penting ikhlas dan bantuannya sampai,” ujar salah satu personel di sela-sela kerumunan.

Mereka membawa kotak donasi keliling dan juga menyediakan kode QRIS buat warga yang mau nyumbang secara digital. Antusiasme warga luar biasa, kotak donasi terlihat penuh terisi!

Grup yang satu ini emang jagonya menggerakkan massa. Setelah sukses besar dengan film mereka, pengaruh Agak Laen kini dipakai buat hal-hal positif.

  • Solidaritas: Mengingat sebagian besar personelnya berdarah Sumatera, aksi ini terasa sangat personal dan tulus sebagai bentuk solidaritas kampung halaman.
  • Contoh Baik: Cara mereka membuktikan kalau galang dana itu nggak harus kaku atau sedih-sedihan. Bisa juga dibawa happy biar semua orang semangat buat berbagi.

Aksi ini sukses bikin macet jalur pejalan kaki saking ramenya, tapi semua orang happy. Terkumpul berapa pun donasinya, niat baik dan hiburan yang mereka kasih pagi ini udah juara banget!

Sehat terus Pasukan Bermarga! Semoga donasinya berkah buat korban bencana.

Bagikan Artikel Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

| Artikel Terkait