
Sobat Beranjak, banyak dari kita yang mengandalkan kopi di pagi hari agar lebih “melek” dan semangat. Tapi, tahukah kamu kalau kopi juga punya manfaat super untuk melancarkan pencernaan? Kuncinya ada di waktu meminumnya!
Para ahli gizi dan kesehatan telah mengungkap waktu ideal untuk minum kopi jika kamu ingin mendapatkan manfaat maksimalnya untuk melancarkan buang air besar (BAB) dan menjaga kesehatan pencernaan. Jawabannya adalah di pagi hari, namun ada detail waktu spesifik yang perlu kamu perhatikan.
Menurut seorang ahli diet terdaftar, Sameera Khan, kopi memang dikenal sebagai stimulan alami bagi usus. Kafein dalam kopi dapat memicu kontraksi pada otot-otot di usus besar, yang mendorong isinya menuju pembuangan. Efek ini membantu keteraturan BAB di pagi hari.
Lalu, kapan tepatnya waktu terbaik itu?
Waktu paling ideal adalah sekitar 30 hingga 60 menit setelah kamu sarapan. Mengapa demikian?
- Memanfaatkan Refleks Gastrokolik: Makan pagi secara alami akan mengaktifkan “refleks gastrokolik”, yaitu sinyal dari perut ke usus besar untuk mulai bergerak.
- Efek Ganda: Minum kopi setelah sarapan akan memberikan “dorongan ganda”. Kamu mendapatkan sinyal alami dari makanan ditambah dorongan stimulan dari kafein. Kombinasi ini sangat efektif untuk memicu keinginan BAB.
Menghindari minum kopi dalam keadaan perut kosong juga disarankan bagi sebagian orang, terutama yang memiliki perut sensitif. Kopi bersifat asam, dan meminumnya setelah makan dapat membantu mengurangi risiko naiknya asam lambung atau rasa tidak nyaman.
Jadi, tipsnya sederhana, Sobat Beranjak:
- Bangun tidur, minumlah segelas air putih.
- Nikmati sarapanmu dengan tenang.
- Sekitar 30 menit kemudian, seduh dan nikmatilah kopi favoritmu.
Dengan mengubah sedikit kebiasaan kecil di pagi hari, kamu tidak hanya mendapatkan energi dari kopi, tetapi juga membantu sistem pencernaanmu bekerja lebih optimal. Sebuah langkah simpel untuk memulai hari yang lebih sehat dan nyaman!








