Kerja Rasa Liburan? Gas Terus! Menpar: Tren WFA Bikin Wisatawan Makin Betah & Ekonomi Daerah “Ngebut”

Sabtu (27/12) ini mungkin sebagian dari kalian masih menikmati sisa cuti Natal, atau malah sudah curi start buat liburan Tahun Baru. Tapi, ngaku deh, pasti ada di antara kalian yang liburan sambil bawa laptop, kan?

Tenang, kamu nggak sendirian! Fenomena membawa pekerjaan ke tempat liburan alias WFA (Work From Anywhere) ternyata sedang menjadi sorotan positif pemerintah.

Menteri Pariwisata (Menpar) baru saja memberikan apresiasi terhadap tren ini. Menurut beliau, kebijakan kantor yang membolehkan karyawannya kerja dari mana saja (fleksibel) ternyata menjadi “bensin” tambahan yang bikin pergerakan wisatawan di momen Nataru 2025 ini makin kencang!

Kok bisa kerja malah bikin wisata maju? Yuk, simak penjelasannya!

Dulu, orang liburan cuma pas tanggal merah. Begitu cuti habis, langsung pulang. Tapi berkat WFA, pola itu berubah total.

Menpar menilai kebijakan WFA memberikan dampak ganda (double strike) bagi pariwisata Indonesia:

  1. Durasi Inap (Length of Stay) Meningkat: Wisatawan nggak buru-buru pulang. Mereka bisa memperpanjang sewa hotel atau villa karena bisa lanjut kerja hari Senin-nya tanpa harus balik ke kantor di Jakarta.
  2. Pemerataan Ekonomi: Uang yang dibelanjakan wisatawan jadi lebih banyak. Mulai dari sewa coworking space, nongkrong di coffee shop lokal buat cari WiFi, sampai kulineran malam setelah jam kerja usai.

“Fleksibilitas kerja ini adalah peluang emas. Wisatawan senang karena bisa healing tanpa kehilangan produktivitas, dan pelaku usaha wisata lokal senang karena tamu makin ramai dan betah.”

Istilah “Workcation” (Work + Vacation) kini bukan lagi hal aneh. Destinasi favorit seperti Bali, Yogyakarta, hingga Labuan Bajo kini sudah berbenah menyediakan fasilitas penunjang para “Digital Nomad” dadakan ini.

Kenapa WFA saat Nataru itu asik?

  • Hindari Macet Puncak: Kamu bisa berangkat lebih awal atau pulang belakangan saat jalanan sudah sepi, karena nggak terikat jam kantor fisik.
  • Suasana Baru, Ide Segar: Bekerja dengan pemandangan sawah atau laut terbukti bisa bikin otak lebih encer dibanding menatap tembok kubikel.

Tapi ingat Sobat, jangan sampai niatnya kerja malah jadi 100% liburan dan dimarahin bos. Menpar mengingatkan agar infrastruktur digital di daerah wisata harus siap.

Buat kamu yang lagi WFA, pastikan:

  1. Koneksi Stabil: Cari penginapan atau kafe yang review WiFi-nya bintang lima.
  2. Disiplin Waktu: Tetapkan jam kerja dan jam main. Jangan sampai meeting sambil snorkeling ya!

Pernyataan Menpar ini menjadi sinyal positif bahwa pemerintah mendukung ekosistem kerja fleksibel. Ini bukti bahwa pariwisata kita makin modern dan adaptif dengan kebutuhan zaman.

Jadi, buat kamu yang masih ragu mau extend liburan atau nggak… sikat aja, Sob! Asal kerjaan beres, liburan pun sukses.

Bagikan Artikel Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

| Artikel Terkait