
Jagat maya belakangan ini lagi rame banget membahas foto-foto viral yang memperlihatkan sosok misterius di langit malam. Bentuknya aneh: berwarna merah menyala, punya “kepala”, dan untaian tentakel panjang yang menjuntai ke bawah. Mirip banget sama ubur-ubur raksasa!
Netizen pun langsung liar berspekulasi. Ada yang bilang ini tanda kiamat, portal dimensi lain, sampai yang paling santer: Invasi Alien.
Eits, tahan dulu paniknya, Guys. Sebelum kamu siap-siap bikin bunker anti-alien, NASA (Badan Antariksa Amerika Serikat) baru saja merilis penjelasan ilmiahnya hari ini (18/12). Ternyata, fenomena ini bukan makhluk luar angkasa, tapi sebuah pertunjukan alam yang super langka dan memukau.
Yuk, kita bedah faktanya biar nggak termakan hoax!
NASA mengonfirmasi bahwa objek “ubur-ubur merah” itu adalah fenomena cuaca antariksa yang disebut Red Sprites (Roh Merah/Kilat Merah).
Apa sih itu?
- Petir Langit Atas: Kalau petir biasa menyambar dari awan ke tanah, Red Sprites ini justru “menembak” ke atas, jauh di atas awan badai (kumulonimbus).
- Lokasi Tinggi: Terjadi di lapisan atmosfer yang sangat tinggi, sekitar 50 hingga 90 kilometer di atas permukaan Bumi (di lapisan Mesosfer).
- Bentuk Ubur-Ubur: Muatan listrik yang meledak ini menciptakan pendaran cahaya merah dengan filamen ke bawah yang terlihat seperti tentakel ubur-ubur.
Warna merah darah yang bikin seram sekaligus kagum itu ternyata ada penjelasan kimianya, Sobat.
- Reaksi Nitrogen: Saat listrik dari badai berinteraksi dengan partikel Nitrogen yang ada di atmosfer bumi, gas tersebut berpendar memancarkan warna merah.
- Sangat Cepat: Alasan kenapa kita jarang melihatnya dengan mata telanjang adalah karena durasinya super singkat, hanya berlangsung beberapa milidetik! Jadi, biasanya cuma kamera canggih atau mata yang sangat jeli yang bisa menangkapnya.
“Fenomena ini adalah bukti betapa dinamisnya atmosfer Bumi kita. Ini bukan tanda bahaya atau invasi, melainkan ‘tarian listrik’ alam yang indah di tepi angkasa.” — Ilmuwan NASA
Alih-alih takut, para fotografer astrofotografi dan ilmuwan justru menyambut gembira kemunculan Red Sprites ini. Foto-foto yang viral itu adalah hasil karya luar biasa yang membantu ilmuwan memahami lebih dalam tentang sistem kelistrikan atmosfer bumi.
Jadi, kalau Sobat Beranjak melihat foto “ubur-ubur merah” ini lagi di timeline, jangan takut ya. Itu cuma alam yang lagi flexing keindahannya!
Lagi-lagi sains membuktikan bahwa hal yang terlihat “mistis” atau “alien” seringkali punya penjelasan logis yang menakjubkan. Fenomena Red Sprites ini mengingatkan kita untuk terus kepo sama alam semesta, bukan malah takut berlebihan.









