
Wilayah Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, sepertinya nggak pernah kehabisan stok “Sultan”. Setelah beberapa waktu lalu viral pernikahan mewah di daerah lain, kini giliran Kecamatan Sungai Menang yang bikin jagat maya geger.
Sebuah prosesi lamaran dan pernikahan mendadak jadi buah bibir netizen +62. Alasannya? Bukan cuma dekorasinya yang cetar, tapi nilai mahar (mas kawin) dan uang antaran yang jumlahnya bikin kalkulator di HP kita mendadak error saking banyaknya nol-nya!
Pasangan pengantin ini sukses bikin standar pernikahan di Sumsel makin tinggi. Yuk, kita bedah detail maharnya yang bikin “jiwa miskin” kita meronta-ronta!
Berdasarkan video dan foto yang beredar luas di media sosial, terlihat tumpukan uang tunai dan perhiasan emas yang diserahkan pihak mempelai pria kepada wanita pujaan hatinya.
Rinciannya nggak main-main, Sobat Beranjak:
- Uang Tunai: Rp 100 Juta (Gepokan uang merah yang ditata rapi dalam kotak kaca).
- Emas: 10 Suku.
Buat kamu yang belum tahu atau bukan orang Sumsel, “Suku” adalah satuan berat emas yang umum dipakai di sini.
- 1 Suku setara dengan 6,7 gram emas.
- Jadi, 10 Suku = 67 gram emas murni!
Kalau dikonversi ke Rupiah dengan harga emas saat ini (sekitar Rp 1,4 juta/gram), nilai emasnya saja sudah tembus Rp 90 jutaan. Ditambah uang tunai Rp 100 juta, totalnya hampir Rp 200 juta cuma buat mahar dan antaran! Wow banget, kan?
Di Sumatera Selatan, memberikan mahar atau uang antaran (uang panai dalam budaya lain) dengan nilai fantastis memang bukan hal baru. Ini sering dianggap sebagai bentuk:
- Penghargaan: Memuliakan wanita dan keluarganya.
- Bekal Hidup: Modal awal bagi pengantin baru untuk memulai kehidupan rumah tangga (beli rumah, isi perabotan, atau modal usaha).
- Status Sosial: Menunjukkan kemampuan finansial dan keseriusan pihak pria.
Meskipun sering jadi perdebatan soal “memberatkan” atau tidak, nyatanya tradisi ini masih dipegang teguh oleh banyak keluarga di OKI, terutama mereka yang sukses dalam usaha perkebunan atau bisnis.
Video viral ini tentu saja memancing ribuan komentar netizen. Ada yang mendoakan, ada yang takjub, tapi banyak juga yang curhat colongan.
“Apalah dayaku yang cuma bisa kasih seperangkat alat sholat,” tulis salah satu netizen. “Definisi wanita diratukan, semoga nular rezekinya,” timpal netizen lain.
Terlepas dari nominalnya yang bikin melongo, inti dari pernikahan adalah komitmen seumur hidup. Mahar hanyalah simbol, yang terpenting adalah bagaimana pasangan ini menjaga bahtera rumah tangga ke depannya.
Kita doakan semoga pasangan “Sultan” dari Sungai Menang ini menjadi keluarga yang Sakinah, Mawaddah, Warahmah. Dan buat uang Rp 100 juta plus emasnya, semoga jadi berkah buat masa depan mereka!
Buat yang jomblo, nabung yang rajin ya! Standar makin tinggi nih!









