
Bayangkan lagi nyenyak-nyenyaknya tidur menjelang subuh, tiba-tiba harus lari menyelamatkan diri karena atap rumah sudah dikepung api. Mimpi buruk itulah yang baru saja dialami oleh warga di Jalan Karya Bakti, Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat.
Pada Rabu dini hari (10/12/2025), si jago merah mengamuk dan meluluhlantakkan enam bangunan (rumah tinggal dan kontrakan). Penyebabnya? Benda yang hampir ada di setiap kamar kos atau rumah kita: Kipas Angin!
Kejadian ini jadi alarm keras buat kita semua soal bahaya listrik yang sering disepelekan. Yuk, simak kronologinya agar kita lebih waspada!
Insiden mengerikan ini bermula sekitar pukul 03.48 WIB. Saat sebagian besar warga masih terlelap, api mulai muncul dari lantai dua salah satu rumah kontrakan.
Menurut Kasie Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Syarifudin, api diduga kuat berasal dari korsleting listrik pada kipas angin dinding.
- Korsleting: Kipas angin yang mungkin menyala terlalu lama mengalami panas berlebih dan memicu percikan api.
- Menyambar Kasur: Sialnya, percikan api tersebut jatuh tepat ke atas kasur busa yang ada di bawahnya.
- Api Membesar: Karena kasur adalah benda yang mudah terbakar, api langsung membesar dengan cepat dan merembet ke bangunan di sekitarnya.
Beruntung, warga sigap menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materiil tak bisa dihindari.
Sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran dengan 60 personel dikerahkan ke lokasi. Api baru berhasil dijinakkan total sekitar pukul 05.10 WIB. Akibat kejadian ini, 6 bangunan hangus terbakar dengan taksiran kerugian mencapai Rp 600 juta.
Sobat Beranjak, kejadian di Kembangan ini mengajarkan kita satu hal: Jangan biarkan alat elektronik menyala tanpa pengawasan, apalagi saat tidur!
Biar kejadian serupa nggak menimpa kita, yuk biasakan:
- Istirahatkan Elektronik: Kipas angin juga butuh istirahat. Matikan jika motor kipas sudah terasa sangat panas.
- Cek Kabel: Pastikan tidak ada kabel yang terkelupas atau colokan yang menumpuk (steker T) secara berlebihan.
- Posisi Aman: Jauhkan alat elektronik yang berpotensi panas dari benda mudah terbakar seperti kasur, gorden, atau kertas.
- Standar SNI: Pastikan peralatan listrikmu sudah berstandar SNI agar lebih aman.
Semoga para korban kebakaran diberikan ketabahan dan rezeki untuk membangun kembali huniannya. Dan buat kita, yuk cek lagi colokan listrik di kamar sebelum tidur!
Cegah api sebelum jadi tragedi!









