
Bencana banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah Sumatera (Aceh, Sumut, Sumbar) memang bikin kita semua prihatin. Di tengah situasi darurat, wajar kalau banyak warga yang cemas soal pasokan makanan dan kebutuhan dasar. Apalagi kalau bantuan belum sampai di depan mata.
Tapi, ada kabar yang sedikit melegakan nih. Wakil Menteri Sosial (Wamensos), Agus Jabo Priyono, memastikan bahwa stok bantuan logistik untuk korban bencana sebenarnya aman dan tersedia. Hanya saja, proses distribusinya memang butuh perjuangan ekstra.
Kenapa bisa begitu? Yuk, simak penjelasan Pak Wamensos biar kita nggak salah paham!
Ditemui di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (7/12/2025), Wamensos Agus Jabo menegaskan bahwa pemerintah pusat sudah menyiapkan logistik yang cukup. Jadi, nggak perlu panic buying atau takut kelaparan karena stok habis.
“Untuk urusan logistik ini aman,” tegas Agus Jabo.
Meskipun barangnya ada, mengantarkannya ke tangan warga itu tantangan yang berbeda. Agus Jabo, yang baru saja keliling meninjau lokasi bencana selama sepekan, merasakan sendiri betapa sulitnya akses di lapangan.
Beberapa kendala utama yang bikin distribusi jadi lambat:
- Infrastruktur Rusak: Jalan putus dan jembatan ambruk bikin truk bantuan nggak bisa lewat.
- Kelangkaan BBM: Pom bensin banyak yang rusak atau kehabisan stok. Bahkan, rombongan Wamensos sendiri sempat kehabisan bensin dan terjebak antrean selama 5 jam saat perjalanan dari Medan ke Kutacane!
- Listrik & Air Bersih Mati: Ini mempersulit komunikasi dan koordinasi tim di lapangan.
“Memang kondisinya masih cukup parah… BBM juga terbatas. Jadi ada kendala-kendala teknis seperti itu,” ungkapnya.
Namun, ada secercah harapan, Sobat Beranjak. Wamensos menyampaikan bahwa akses jalur darat perlahan mulai kondusif. Distribusi BBM juga mulai teratasi seiring dengan pembukaan jalan oleh tim gabungan.
“Proses distribusinya memang harus bersabar ya,” pesan Agus Jabo kepada warga.
Pemerintah sedang bekerja keras, TNI/Polri turun tangan, dan relawan berjuang menembus isolasi. Buat Sobat Beranjak, mari kita bantu dengan doa dan donasi yang terpercaya. Kesabaran dan solidaritas adalah kunci kita melewati masa sulit ini.
Bantuan sedang di jalan, tetap kuat saudaraku!









