
Bayangkan kalau sejak kecil kamu sudah punya rekening investasi yang isinya “disuntik” dana segar sama orang kaya baik hati. Pasti masa depan rasanya lebih cerah, kan? Nah, mimpi itu baru saja jadi kenyataan buat jutaan anak di Amerika Serikat.
Bukan prank, “Sultan Komputer” alias pendiri Dell Technologies, Michael Dell, bersama istrinya Susan Dell, baru saja mengumumkan aksi filantropi gila-gilaan. Mereka berkomitmen menggelontorkan dana sebesar US$ 6,25 miliar atau setara Rp 100 triliun!
Uang sebanyak itu bukan buat beli pulau atau roket, tapi ditransfer ke rekening investasi milik 25 juta anak. Kok bisa? Yuk, simak kisah inspiratif di balik sedekah jumbo ini!
Langkah Michael Dell ini bisa dibilang salah satu aksi filantropi terbesar yang pernah ada untuk anak-anak. Tujuannya simpel tapi powerful: Memberikan modal awal bagi anak-anak agar mereka punya pegangan finansial saat dewasa nanti.
Menurut Dell, punya tabungan atau investasi sejak dini itu ngaruh banget ke mental dan masa depan anak.
“Kami tahu bahwa ketika anak memiliki rekening seperti ini, mereka jauh lebih mungkin lulus SMA, kuliah, membeli rumah, memulai bisnis, dan lebih kecil kemungkinannya untuk masuk penjara,” ujar Michael Dell.
Intinya, ini bukan sekadar bagi-bagi uang jajan, tapi investasi sosial untuk memutus rantai kemiskinan dan kenakalan remaja. Respect!
Sobat Beranjak, program ini ternyata dirancang untuk melengkapi program pemerintah federal AS yang baru. Pemerintah di sana punya program memberikan hibah US$ 1.000 untuk bayi yang lahir mulai tahun 2025 hingga 2028.
Nah, Michael Dell melihat ada celah: “Gimana nasib anak-anak yang lahir sebelum 2025?”
Karena itulah, dana Rp 100 triliun dari kantong pribadi Dell ini ditargetkan khusus untuk:
- Anak usia 10 tahun ke bawah (yang lahir sebelum 1 Januari 2025).
- Berasal dari keluarga dengan pendapatan menengah ke bawah (kurang dari US$ 150.000 per tahun).
- Masing-masing anak akan mendapatkan suntikan dana awal sebesar US$ 250 di rekening investasi mereka.
Aksi keluarga Dell ini mengajarkan kita satu hal penting: Kekayaan teknologi bukan cuma buat gaya hidup, tapi bisa jadi alat perubahan sosial.
Dell ingin keluarga merasa didukung sejak awal, sehingga mereka termotivasi untuk terus menabung dan membesarkan aset tersebut seiring berjalannya waktu.
Semoga aksi “Sultan Komputer” ini bisa menginspirasi “Sultan-Sultan” lain di Indonesia buat bikin program serupa ya, Sobat Beranjak! Bayangkan kalau anak-anak Indonesia juga punya rekening investasi sejak lahir, pasti generasi emas 2045 makin cepat terwujud.
Teknologi maju, kemanusiaan nomor satu!









