
Siapa yang semalam skip nonton Manchester City vs Fulham? Wah, fix kalian rugi bandar! Laga yang digelar di Etihad Stadium ini bukan sekadar pertandingan bola, tapi lebih mirip main futsal atau basket.
Bagaimana tidak? Skor akhirnya bikin geleng-geleng kepala: Manchester City 5-4 Fulham. Total ada 9 gol tercipta dalam 90 menit yang penuh drama, blunder, dan aksi kelas dunia.
Sorotan utama tentu tertuju pada Erling Haaland yang mencetak sejarah gila, dan Phil Foden yang kembali menari-nari di lapangan. Tapi, pertahanan City yang “bocor halus” juga jadi PR besar buat Pep Guardiola.
Yuk, kita bedah rating pemain dalam laga paling chaos musim ini!
Erling Haaland: Cyborg Cetak Sejarah
Rating: 9/10 (Man of the Match)
Sobat Beranjak, kehabisan kata-kata buat robot Norwegia ini. Haaland mencetak hat-trick di laga ini yang sekaligus menggenapkan koleksi golnya menjadi 100 gol untuk Manchester City.
Penyelesaian akhirnya clinical banget. Fisiknya tak terbendung bek Fulham. Haaland membuktikan bahwa dia masih raja gol di Inggris. Momen gol ke-100-nya dirayakan dengan gemuruh satu stadion. Respect!
Phil Foden: Si Penyihir Kecil
Rating: 8.5/10
Kalau Haaland adalah eksekutor, Foden adalah arsiteknya. Foden tampil brilian mengatur serangan. Visi bermainnya membuka celah pertahanan Fulham yang rapat. Ia mencatatkan assist penting dan satu gol cantik yang melengkung indah. Koneksi Foden-Haaland malam ini benar-benar “mematikan”.
Mateo Kovacic: Dua Gol Roket!
Rating: 8/10
Kejutan datang dari lini tengah. Kovacic yang biasanya jadi penyeimbang, tiba-tiba menjelma jadi goal getter. Dua tembakan jarak jauhnya sukses merobek jala Fulham. Ini membuktikan City punya banyak opsi senjata kalau lini depan buntu (meski malam ini lini depan juga gacor).
Lini Belakang: Bencana “Open House”
Rating Rata-rata: 4/10
Ini sisi gelap kemenangan City. Menang sih menang, tapi kebobolan 4 gol di kandang lawan tim papan tengah itu aib buat juara bertahan.
- Ederson (4/10): Gagal melakukan penyelamatan krusial. Distribusi bolanya oke, tapi shot-stopping-nya malam ini lemah.
- Ruben Dias & Akanji (4/10): Keduanya kewalahan menghadapi kecepatan serangan balik Fulham, terutama aksi Adama Traore yang licin banget. Koordinasi berantakan, sering telat menutup ruang. Pep pasti ngamuk di ruang ganti soal ini.
Kredit khusus buat Fulham. Mereka nggak parkir bus, malah berani meladeni permainan terbuka City. Sempat tertinggal, mereka terus mengejar sampai skor 5-4. Semangat juang The Cottagers layak dapat apresiasi, meski pulang tanpa poin.
Buat penonton netral, ini laga terbaik musim ini. Hujan gol, rekor pecah, dan ketegangan sampai menit akhir. Tapi buat Pep Guardiola, kemenangan “senam jantung” kayak gini pasti bikin dia nggak bisa tidur nyenyak mikirin pertahanan.
Selamat buat Haaland atas 100 golnya! Sejarah baru telah tertulis.
Manchester is Blue (tapi agak deg-degan)!









