Rating Pemain Arsenal vs Chelsea: Merino “Gendong” Tim, Tapi The Gunners Buang Peluang Emas Lawan 10 Pemain!

Derbi London di Stamford Bridge semalam harusnya jadi pesta buat Arsenal. Gimana enggak? Lawan main dengan 10 orang lebih dari separuh pertandingan, tapi hasil akhirnya malah bikin Mikel Arteta geleng-geleng kepala.

Dalam laga panas pekan ke-13 Premier League, Senin (1/12/2025) dini hari WIB, Arsenal harus puas bermain imbang 1-1 melawan Chelsea. Sempat tertinggal lewat gol Trevoh Chalobah, Arsenal diselamatkan oleh gol sundulan Mikel Merino.

Tapi jujur aja, hasil imbang lawan 10 pemain Chelsea (setelah Moises Caicedo dikartu merah menit ke-38) rasanya kayak kekalahan buat The Gunners. Peluang memperlebar jarak di puncak klasemen pun terbuang sia-sia.

Yuk, kita bedah rating pemain Arsenal yang tampil campur aduk malam ini!

Rating: 8/10 (Man of the Match)

Sobat Beranjak, kalau ada satu pemain Arsenal yang layak dapat tepuk tangan berdiri, itu adalah Mikel Merino. Gelandang Spanyol ini benar-benar jadi “tulang punggung” tim. Nggak cuma mencetak gol penyeimbang lewat sundulan krusial di menit ke-59, dia juga jadi korban tekel horor Caicedo yang bikin Chelsea main 10 orang. Merino ada di mana-mana, duel udara oke, passing oke. Sayang, teman-temannya kurang gacor.

Rating: 7/10

Saka tetaplah Saka. Dia adalah sumber ancaman utama Arsenal. Assist-nya buat gol Merino itu kelas dunia—umpan silang melengkung yang memanjakan banget. Tapi di luar itu, Saka sering mati kutu dijaga ketat Marc Cucurella. Dia butuh support lebih dari bek sayap dan gelandang lain biar nggak kerja sendirian.

Kai Havertz: 5/10 Main lawan mantan klub di Stamford Bridge emang selalu tricky. Havertz terlihat nervous dan sering hilang bola. Sebagai ujung tombak, dia gagal memberikan ancaman berarti ke gawang Robert Sanchez. Peluang emas sering terbuang percuma. Hari yang buruk buat “Agent Havertz”.

Declan Rice: 7/10 Tampil solid sebagai jangkar. Rice sukses mematikan beberapa serangan balik Chelsea, termasuk tekel krusial ke Pedro Neto. Tapi saat Arsenal butuh kreativitas buat bongkar pertahanan “parkir bus” Chelsea, Rice kurang memberikan dampak signifikan dalam serangan.

Gabriel Martinelli: 6/10 Lari kencang doang nggak cukup, Bro! Martinelli rajin menyisir sisi kiri, tapi penyelesaian akhirnya dan pengambilan keputusannya sering bikin frustrasi. Beberapa kali memaksakan dribble saat ada teman yang lebih bebas.

David Raya: 6/10 Nggak banyak kerjaan sebenarnya karena Chelsea main bertahan total. Tapi, gol sundulan Trevoh Chalobah dari sepak pojok itu jadi noda besar. Raya terlihat ragu-ragu keluar dari sarangnya. Di level ini, keraguan sekecil itu hukumannya mahal.

William Saliba & Gabriel: 6.5/10 Duet bek tengah ini cukup solid, tapi mereka juga bertanggung jawab atas gol bola mati Chelsea. Komunikasi saat set-piece perlu diperbaiki lagi kalau mau juara.

Hasil imbang ini bikin jarak Arsenal dengan Manchester City di posisi kedua cuma terpaut 5 poin. Gagal menang lawan 10 pemain adalah “dosa besar” dalam perburuan gelar juara. Arteta harus segera cari solusi biar timnya lebih klinis saat lawan main bertahan total.

Buat fans Arsenal, sabar ya! Perjalanan masih panjang, tapi kalau mainnya gini terus, siap-siap aja disalip di tikungan akhir (lagi).

Come on You Gunners, bangkit!

Bagikan Artikel Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

| Artikel Terkait