Bak Film Action! Tim Singo Layo Bekuk Maling Motor Palembang yang Kabur ke Tanjung Senai, Aksi Kejar-kejaran Menegangkan!

Pernah lihat adegan kejar-kejaran polisi di film? Nah, kejadian serupa baru aja terjadi di dunia nyata, tepatnya di kawasan cantik Tanjung Senai, Indralaya, Ogan Ilir.

Sabtu siang (29/11/2025), suasana tenang di Indralaya mendadak heboh. Bukan karena ada konser atau event, tapi karena aksi heroik Tim Singo Layo (Unit Reskrim Polsek Indralaya) yang berhasil meringkus pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang mencoba kabur dari kejaran petugas.

Gimana kronologi penangkapannya yang bikin warga sekitar deg-degan? Yuk, kita simak aksi gercep (gerak cepat) Pak Polisi yang satu ini!

Ceritanya bermula dari aksi pencurian sepeda motor Honda Beat yang terjadi di wilayah hukum Polsek Ilir Barat (IB) 1, Kota Palembang. Pelaku yang merasa berhasil menggondol motor curian tersebut, langsung tancap gas melarikan diri ke arah luar kota, menuju Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir.

Namun, ia lupa satu hal: polisi punya jaringan komunikasi yang super cepat. Polsek Indralaya langsung menerima “kode merah” dari rekan mereka di Palembang bahwa ada pelaku curanmor yang mengarah ke wilayah mereka.

“Sebelumnya kami ditelepon oleh Reskrim IB 1 Polresta, karena sepeda motor Honda Beat milik korban dibawa lari ke arah Tanjung Senai,” jelas Kapolsek Indralaya, AKP Junardi.

Mendapat info tersebut, Tim Singo Layo yang dipimpin Kanit Reskrim IPDA Indra Gunawan nggak pakai lama. Mereka langsung menyusun strategi penghadangan di titik-titik krusial yang kemungkinan bakal dilewati pelaku.

Benar saja, sekitar pukul 13.00 WIB, pelaku terpantau melintas di kawasan simpang empat Tanjung Putus yang mengarah ke Kompleks Perkantoran Pemkab Ogan Ilir (Tanjung Senai).

Aksi penangkapan pun berlangsung dramatis! Pelaku yang terkepung akhirnya tak berkutik. Dalam video yang viral di media sosial, terlihat pelaku pasrah saat petugas memborgol tangannya dan menggelandangnya ke mobil patroli. Warga yang melihat kejadian ini pun memberikan apresiasi atas kesigapan polisi.

Sobat Beranjak, kejadian ini membuktikan pentingnya kolaborasi. Jarak Palembang ke Indralaya mungkin lumayan jauh, tapi berkat komunikasi yang solid antara Polrestabes Palembang dan Polres Ogan Ilir, ruang gerak pelaku kejahatan jadi makin sempit.

Pelaku kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di balik jeruji besi. Buat para maling motor di luar sana, mikir dua kali deh kalau mau beraksi. Tim Singo Layo dan polisi lainnya siap menerkam kapan saja!

Belajar dari kasus ini, yuk kita lebih waspada menjaga kendaraan kesayangan:

  1. Kunci Ganda: Jangan cuma andalkan kunci stang. Pasang gembok tambahan atau alarm.
  2. Pasang GPS: Biar kalau (amit-amit) hilang, posisinya bisa langsung terlacak kayak kasus ini.
  3. Parkir di Tempat Resmi: Hindari parkir sembarangan di tempat sepi.

Respect buat Tim Singo Layo! Indralaya aman, hati pun tenang.

Kejahatan nggak ada tempat di Sumsel!

Bagikan Artikel Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

| Artikel Terkait