
Malam yang seharusnya jadi perayaan manis buat Pep Guardiola malah berubah jadi mimpi buruk di Etihad Stadium. Dalam laga ke-100-nya memimpin Manchester City di Liga Champions, Rabu (26/11/2025) dini hari WIB, sang pelatih justru melakukan “blunder” fatal yang harus dibayar mahal.
Menjamu juara bertahan Bundesliga, Bayer Leverkusen, Pep memutuskan untuk melakukan rotasi gila-gilaan. Hasilnya? The Citizens dipermalukan di kandang sendiri dengan skor 0-2. Gol dari Alejandro Grimaldo dan Patrik Schick sukses membungkam publik Manchester.
Keputusan Pep mencadangkan monster gol Erling Haaland menjadi sorotan utama. Yuk, kita bedah rating pemain dan dosa-dosa taktik Pep di laga ini!
Pep Guardiola: Definisi “Overthinking” atau Meremehkan?
Rating: 4/10
Sobat Beranjak, mari kita jujur. Melakukan 10 perubahan dalam starting XI di laga sekelas Liga Champions melawan tim sekuat Leverkusen adalah tindakan yang berbau arogansi. Pep menyimpan nama-nama besar seperti Erling Haaland, Phil Foden, Ruben Dias, hingga kiper utama Gianluigi Donnarumma di bangku cadangan.
Niatnya mungkin rotasi demi menjaga kebugaran, tapi eksekusinya malah bikin tim kehilangan identitas. Skuad “lapis kedua” ini terlihat canggung dan tak mampu mengimbangi permainan taktis Xabi Alonso. Pep pantas disalahkan atas kekalahan ini.
James Trafford: 4/10 Diberi kesempatan langka untuk menggantikan Donnarumma, Trafford justru tampil mengecewakan. Distribusi bolanya buruk—salah satunya nyaris jadi lemparan ke dalam—dan ia gagal memberikan rasa aman di lini belakang. Gol-gol Leverkusen memang sulit, tapi kehadirannya tidak memberikan impact yang diharapkan.
Nathan Ake: 4/10 Tampil ceroboh. Ake bertanggung jawab atas gol kedua Leverkusen karena gagal mengawal Patrik Schick dengan ketat. Hari yang buruk di kantor bagi bek Belanda ini.
Savinho: 5/10 Pemain muda ini terlihat berusaha keras, tapi seringkali stuck. Ia kesulitan menembus pertahanan rapat Leverkusen dan minim kreativitas.
Nico Gonzalez: 6/10 Satu-satunya pemain yang dipertahankan dari laga sebelumnya. Nico tampil lumayan solid memberikan stabilitas di lini tengah, tapi dia bekerja sendirian. Tanpa dukungan yang memadai, usahanya sia-sia.
Erling Haaland (Masuk menit 65′): 6/10 Ketika City sudah tertinggal 0-2, Pep baru panik memasukkan Haaland. The Nordic Robot langsung memberikan dampak dengan fisiknya, bahkan sempat mendapat peluang emas. Tapi sayang, tembakan memutarnya masih bisa ditepis kiper Mark Flekken atau membentur tiang. Haaland masuk saat “nasi sudah menjadi bubur”.
Phil Foden (Masuk menit 46′): 5/10 Masuk di babak kedua untuk menambah daya gedor, tapi Foden juga kesulitan menemukan celah. Leverkusen sudah kepalang nyaman dengan keunggulan mereka dan bermain disiplin mematikan ruang gerak Foden.
Kekalahan ini bikin posisi Manchester City melorot ke peringkat 6 klasemen fase liga. Ini adalah tamparan keras buat Pep Guardiola: Jangan pernah meremehkan lawan di Liga Champions!
Buat Sobat Beranjak fans City, yang sabar ya. Semoga Pep nggak kumat lagi “penyakit” overthinking-nya di laga-laga krusial berikutnya.
Rotasi boleh, tapi jangan bunuh diri, Pep!









