
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terus dikebut realisasinya. Kali ini, ada kabar menarik yang menggabungkan dua isu penting sekaligus: perbaikan gizi dan transisi energi hijau.
Presiden Prabowo baru saja mengumumkan rencana pemberian bantuan operasional berupa motor listrik kepada para penyuluh dan Tim Pendamping Keluarga (TPK). Tujuannya jelas: biar distribusi makanan bergizi ke pelosok-pelosok makin sat-set tanpa bikin polusi!
Yuk, kita simak detail terobosan ini dan bagaimana dampaknya buat masyarakat!
Dalam keterangannya, Presiden Prabowo mengapresiasi kerja keras Tim Pendamping Keluarga (TPK) dan penyuluh yang menjadi garda terdepan dalam memastikan program MBG tepat sasaran. Mereka adalah orang-orang yang setiap hari keliling memantau ibu hamil, ibu menyusui, dan balita agar terbebas dari stunting.
Untuk memudahkan mobilitas mereka, pemerintah bakal membekali mereka dengan motor listrik.
“Insyaallah juga untuk kesejahteraan para tim pendamping keluarga nanti akan dipikirkan oleh beliau. Seperti apa, insyaallah kita mohon doanya,” ujar Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Wihaji, menirukan arahan Presiden.
Langkah ini dinilai strategis banget, Sobat Beranjak. Ada beberapa alasan kenapa motor listrik dipilih jadi kendaraan operasional:
- Jangkauan Luas: Motor lebih lincah buat masuk ke gang-gang sempit atau daerah yang sulit dijangkau mobil. Jadi, nggak ada lagi alasan makanan telat sampai.
- Hemat Biaya: Biaya operasional motor listrik jauh lebih murah dibanding motor bensin. Anggaran bensin bisa dialihkan untuk hal lain yang lebih produktif.
- Ramah Lingkungan: Ini sejalan dengan komitmen Indonesia menuju Net Zero Emission. Distribusi jalan terus, tapi udara tetap bersih. Keren, kan?
Selain fasilitas kendaraan, ada kabar gembira lain buat para penyuluh. Pemerintah juga mewacanakan pemberian honor tambahan sekitar Rp 1 juta per bulan bagi penyuluh KB yang aktif membantu distribusi MBG ke target prioritas (ibu hamil & menyusui).
Ini adalah bentuk apresiasi nyata. Tugas mereka berat lho, Sobat Beranjak. Memastikan gizi generasi penerus bangsa terpenuhi itu tanggung jawab besar.
Langkah ini menunjukkan bahwa pemerintah mencoba menyinergikan dua program prioritas: Pengentasan Stunting dan Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik (EV).
Dengan menggunakan motor listrik buatan dalam negeri, program ini juga bakal menghidupkan industri otomotif lokal. Jadi, efek dominonya positif banget: anak sehat, polusi berkurang, industri lokal maju.
Mari kita dukung dan awasi pelaksanaannya ya, Sobat Beranjak! Semoga motor-motor listrik ini benar-benar dipakai untuk melayani masyarakat dan bikin program MBG makin sukses.
Gizi terpenuhi, bumi tetap asri!









