Plot Twist Paling Absurd! Idrissa Gueye Dikartu Merah Gara-Gara Tampar Teman Sendiri, Everton Malah Menang!

Sepak bola itu emang penuh drama, tapi drama yang satu ini beneran di luar nalar. Biasanya kartu merah keluar karena tekel horor ke lawan atau protes keras ke wasit. Tapi, apa jadinya kalau pemain diusir wasit gara-gara berantem sama teman setimnya sendiri di tengah pertandingan?

Kejadian super langka dan konyol ini baru saja terjadi di laga Manchester United vs Everton di Old Trafford, Selasa (25/11/2025) dini hari tadi. Aktor utamanya adalah gelandang Everton, Idrissa Gana Gueye.

Yuk, kita bedah momen “Civil War” dadakan yang bikin seisi stadion bengong ini!

Insiden ini terjadi sangat cepat di awal babak pertama, tepatnya di menit ke-13. Bermula dari situasi serangan Manchester United, terjadi miskomunikasi di lini belakang Everton antara Idrissa Gueye dan bek Michael Keane.

Mungkin karena tensi tinggi atau frustrasi sesaat, Gueye terlihat emosi. Bukannya saling support, ia malah melayangkan tangan ke wajah Michael Keane. Yap, kamu nggak salah baca, dia menampar rekannya sendiri! Keane pun terlihat kaget dan memegangi wajahnya.

Wasit yang melihat kejadian itu (atau mendapat bisikan VAR) tak ampun langsung mencabut kartu merah dari sakunya. Gueye diusir keluar lapangan, meninggalkan Everton bermain dengan 10 orang sejak awal laga.

Sobat Beranjak, kejadian seperti ini jarang banget terjadi di level profesional, apalagi di Premier League. Ini pelajaran mahal soal kontrol emosi.

Bayangkan perasaan fans Everton saat itu. Sudah main tandang di Old Trafford, eh malah harus main 10 orang karena ulah konyol pemain sendiri. Rasanya pasti campur aduk antara marah, kecewa, dan pengen ketawa saking absurd-nya.

Tapi, sepak bola bukan matematika. Di sinilah keajaiban terjadi. Kehilangan Gueye justru seolah menjadi “bensin” buat semangat juang pemain Everton lainnya.

Alih-alih hancur lebur, The Toffees malah tampil solid dan disiplin. Mereka berhasil mencuri gol lewat Kiernan Dewsbury-Hall di menit ke-29 dan mempertahankan keunggulan 1-0 sampai peluit panjang berbunyi.

Manchester United yang unggul jumlah pemain malah dibuat frustrasi dan tak berkutik. Jadi, kartu merah Gueye ini bisa dibilang “pengorbanan” (meski konyol) yang berujung manis.

Kejadian ini mengajarkan kita dua hal penting:

  1. Jaga Emosi: Marah sama teman satu tim itu wajar, tapi jangan main fisik. Rugi di kita, rugi di tim.
  2. Pantang Menyerah: Everton membuktikan bahwa kekurangan jumlah personel bisa ditutupi dengan kerja keras dan kekompakan.

Selamat buat Everton atas kemenangan heroiknya! Dan buat Idrissa Gueye, semoga nanti di ruang ganti udah baikan ya sama Michael Keane. Jangan lupa traktir makan sebagai permintaan maaf!

Bagikan Artikel Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

| Artikel Terkait