
Akhir pekan kemarin, Palembang tidak hanya “berlari”, tapi juga berpesta. Ribuan Generasi Nusantara tumpah ruah dalam “Livin’ Run Fest 2025”, sebuah acara yang sukses membuktikan bahwa event modern bukan lagi soal satu aktivitas, melainkan soal “sinergi”. Bank Mandiri, sebagai inisiator, secara brilian “meracik” empat elemen yang menjadi DNA anak muda saat ini: Lari (kesehatan), Musik (hiburan), UMKM (komunitas), dan Inovasi Digital (kemudahan). Hasilnya? Sebuah festival gaya hidup yang utuh dan “Beranjak” naik kelas.
Kita hidup di era di mana “pengalaman” (experience) adalah mata uang baru. Kita tidak lagi puas hanya dengan “datang, nonton, pulang”. Kita mencari sesuatu yang lebih. Kita ingin sehat, tapi juga ingin terhibur. Kita ingin menikmati hiburan, tapi juga ingin mendukung brand lokal. Kita ingin semua itu bisa diakses dengan semudah “satu kali klik” di smartphone.
Livin’ Run Fest 2025 adalah jawaban cerdas atas semua keinginan itu. Ini adalah sebuah “resep” festival modern yang dieksekusi dengan sangat baik.
Elemen intinya adalah “Run”. Lari kini bukan lagi sekadar olahraga, tapi sudah menjadi “Gaya Hidup”. Ini adalah “Ekspresi Generasi Nusantara” yang peduli pada kesehatan fisik dan mental.
Pagi itu, ribuan pelari—dari pelari serius yang mengejar personal best hingga pelari “for fun” yang datang bersama gengnya—mengambil alih jalanan Palembang. Ini adalah sebuah pemandangan “Optimistis”. Di tengah gempuran gadget, antusiasme untuk berkeringat bersama secara kolektif ternyata masih sangat tinggi.
Bank Mandiri tidak hanya menjual “lari sehat”, tapi juga “lari yang menyenangkan”. Ini adalah langkah cerdas untuk mengumpulkan massa dengan minat yang sangat spesifik dan relevan dengan audiens muda. Lari adalah “tiket masuk” yang sempurna.
Setelah ribuan kalori terbakar, apa “hadiah”-nya? Pesta! Inilah yang membedakan event ini dari lomba lari biasa. Livin’ Run Fest 2025 bertransformasi dari track lari menjadi venue festival musik.
Ini adalah strategi “Merangkul” yang brilian. Mereka yang mungkin “malas” lari, akan tetap tertarik datang untuk menikmati suguhan musiknya. Sementara para pelari, mendapatkan “imbalan” yang setimpal atas usaha mereka. Ini adalah sinergi sempurna antara dua pilar gaya hidup modern: Health dan Entertainment. Kehadiran artis-artis (baik lokal maupun nasional) menjadi magnet yang mengubah peluh menjadi euforia.
Inilah “jiwa” dari event ini, yang sangat sejalan dengan nilai Beranjak. Sebuah event besar tidak akan berarti jika hanya “menumpang” di sebuah kota tanpa memberi dampak. Bank Mandiri secara “Inklusif” mendedikasikan area festival untuk para pahlawan ekonomi lokal: UMKM.
Ribuan orang yang hadir berarti ribuan potensi pelanggan. Booth-booth makanan, minuman kekinian, fashion lokal, dan kerajinan tangan khas Palembang “panen” besar.
Ini adalah wujud nyata “Lokal Berdaya”. Bank Mandiri tidak hanya hadir sebagai raksasa perbankan, tapi juga sebagai “fasilitator”, memberikan panggung bagi bisnis-bisnis lokal untuk “Beranjak” naik kelas, bertemu pasar baru, dan yang terpenting, berputar rodanya. Bagi Generasi Nusantara, mendukung UMKM lokal adalah sebuah kebanggaan. Dan event ini memfasilitasi kebanggaan itu.
Bagaimana keempat elemen ini bisa terikat dengan mulus? Jawabannya ada di rubrik “TechBiz”: Inovasi Digital.
Seluruh ekosistem Livin’ Run Fest 2025 “ditenagai” oleh SuperApp milik Bank Mandiri, Livin’.
Bagi audiens yang “Cerdas & Berwawasan”, kita bisa melihat bagaimana teknologi ini bekerja:
- Pendaftaran Lari: Kemungkinan besar dilakukan secara paperless melalui aplikasi.
- Transaksi di Venue: Ini yang krusial. Seluruh transaksi di booth UMKM dan tenant F&B dilakukan secara cashless. Pengunjung cukup scan QRIS menggunakan aplikasi Livin’.
Ini bukan sekadar soal “praktis”. Ini adalah edukasi dan sosialisasi digital secara masif. Bank Mandiri secara cerdas “memaksa” ribuan orang untuk merasakan langsung kemudahan ekosistem digital mereka. Tidak ada lagi drama “uang kembalian”, tidak ada lagi antrean panjang di kasir. Semuanya cepat, higienis, dan tercatat.
Livin’ Run Fest 2025 Palembang telah menetapkan standar baru. Ini adalah cetak biru tentang bagaimana sebuah brand korporasi bisa menciptakan event yang “Progresif” dan dicintai.
Acara ini sukses karena tidak egois. Ia tidak hanya mempromosikan produknya sendiri (Livin’), tapi juga merangkul apa yang dicintai Generasi Nusantara: kesehatan (lari), hiburan (musik), dan komunitas (UMKM).
Ini adalah sebuah “Kolaborasi” yang indah, di mana ribuan warga Palembang bisa “Beranjak” merayakan hidup, sementara roda ekonomi digital dan lokal ikut berputar kencang bersamanya. Kita tunggu event-event cerdas seperti ini selanjutnya di Bumi Sriwijaya!









