‘Surga Tersembunyi’ Sumsel Resmi ‘Naik Kasta’: Gubernur Herman Deru Kukuhkan Festival Danau Ranau Jadi Andalan Baru!

Lupakan sejenak Jembatan Ampera dan Pempek. Sumatera Selatan kini punya ‘jagoan’ baru yang siap mencuri panggung pariwisata nasional! Dalam sebuah langkah strategis yang sangat ditunggu-tunggu, Gubernur Herman Deru secara resmi telah mengukuhkan Festival Danau Ranau (FDR) sebagai salah satu destinasi andalan utama Sumatera Selatan.

Ini bukan sekadar seremonial potong pita. Ini adalah sebuah ‘deklarasi’ resmi. Sebuah sinyal kuat bahwa Pemprov Sumsel kini ‘bertaruh besar’ pada Danau Ranau, ‘surga tersembunyi’ yang sering disebut-sebut sebagai ‘Danau Toba-nya Sumsel’ ini, untuk menjadi magnet baru penarik wisatawan.

Bagi kita, Generasi Nusantara, yang haus akan destinasi healing yang otentik dan Instagrammable, ini adalah kabar terbaik. ‘Harta karun’ di Kabupaten OKU Selatan itu kini resmi dipoles untuk bersinar di panggung nasional!

Selama ini, kita tahu Sumsel selalu identik dengan Palembang. Namun, Herman Deru tampaknya bertekad untuk mengubah narasi itu. Pengukuhan FDR sebagai event andalan adalah sebuah game-changer.

Apa artinya ini?

  1. Promosi ‘Jor-joran’: Festival Danau Ranau tidak akan lagi menjadi event lokal yang sepi gaung. Ini akan dimasukkan dalam kalender pariwisata utama Sumsel dan ‘dijual’ habis-habisan ke level nasional, bahkan internasional.
  2. Kualitas ‘Naik Kelas’: Dengan status ‘andalan’, standar penyelenggaraan FDR akan dinaikkan. Kita bisa berharap akan ada event yang lebih berkualitas, lebih tertata, dan lebih banyak melibatkan atraksi budaya lokal yang memukau.
  3. Fokus Pembangunan Infrastruktur: Ini adalah ‘janji’ bahwa akses dan fasilitas penunjang di sekitar Danau Ranau akan terus dikebut.

“Kita punya danau terindah kedua di Sumatera setelah Danau Toba. Ini adalah aset luar biasa yang harus kita kelola dengan serius. Festival ini adalah pintunya,” tegas Herman Deru.

Sobat Beranjak, mari kita lihat ini dari kacamata yang lebih luas. Langkah HD ini adalah soal keadilan dan pemerataan ekonomi.

Dengan ‘mengangkat’ Danau Ranau, Pemprov Sumsel sedang berupaya menyebar ‘kue’ ekonomi pariwisata agar tidak lagi menumpuk hanya di Palembang. Ini adalah ‘angin surga’ bagi masyarakat di OKU Selatan.

Bayangkan:

  • Akan tumbuh homestay-homestay baru milik warga.
  • Warung-warung kopi di pinggir danau akan ‘meledak’ ramai pengunjung.
  • Para pemandu wisata lokal dan pengerajin suvenir akan kebanjiran order.

Inilah esensi dari ‘Sumsel Maju untuk Semua’. Pembangunan yang dirasakan langsung oleh ‘wong kito’ di daerah.

Pengukuhan ini adalah sebuah ‘undangan’ terbuka bagi kita, Generasi Nusantara.

  • Saatnya Bangga: Kita punya destinasi kelas dunia di ‘halaman belakang’ kita sendiri.
  • Saatnya Menjelajah: Bagi kamu yang di Palembang atau di mana pun, Danau Ranau kini wajib masuk dalam bucket list perjalananmu tahun depan.
  • Saatnya Jadi Tuan Rumah yang Baik: Mari kita sambut era baru ini dengan menjadi wisatawan yang bertanggung jawab. Jaga kebersihan ‘surga’ kita, promosikan keindahannya di media sosialmu, dan dukung UMKM lokal saat kamu berkunjung.

Salut untuk langkah strategis Herman Deru! Mari kita Beranjak untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pelaku yang ikut memajukan dan menjaga ‘andalan’ baru kebanggaan Sumsel ini!

Bagikan Artikel Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

| Artikel Terkait