Gerak Cepat! Polisi Banyuasin Bekuk Tiga Begal Penembak Sopir Angdes Kurang dari 24 Jam

Kabar yang melegakan sekaligus membanggakan datang dari jajaran kepolisian di Banyuasin, Sumatera Selatan. Aksi begal sadis yang menimpa seorang sopir angkutan desa (Angdes) di Jalan Lintas Betung, Banyuasin, yang terjadi pada Selasa (21/10/2025), berhasil diungkap dengan kecepatan kilat. Ini adalah bukti nyata bahwa aparat kita tidak main-main dalam memberantas premanisme jalanan yang meresahkan.

Ya, tidak butuh waktu lama, kurang dari 24 jam! Tiga orang pelaku yang secara brutal menembak sopir Angdes bernama Ikhsan (42) hingga terkapar, berhasil diringkus oleh tim gabungan Satreskrim Polres Banyuasin dan Jatanras Polda Sumsel. Ketiga pelaku, yang diidentifikasi sebagai Edi, Heru, dan Hendri, ditangkap tanpa bisa berkutik pada Rabu (22/10/2025) dini hari.

Secara cerdas dan berwawasan, kecepatan pengungkapan kasus ini lebih dari sekadar statistik. Ini adalah sebuah pesan yang sangat kuat. Pertama, ini adalah bukti profesionalisme dan kerja kolaboratif yang solid antara Polres Banyuasin dan Jatanras Polda. Mereka menunjukkan keseriusan yang luar biasa dalam merespons kejahatan yang meresahkan publik.

Kedua, ini adalah sebuah shock therapy bagi para pelaku kejahatan lain yang mungkin masih berkeliaran. Pesannya langsung ke poin: “Jangan coba-coba beraksi di wilayah Sumsel, karena kalian pasti akan tertangkap dengan cepat.” Respons kilat ini adalah apa yang sangat dibutuhkan masyarakat untuk mengembalikan rasa aman.

Insiden berdarah ini sendiri terjadi saat Ikhsan, sang sopir, sedang melintas di Jalan Lintas Palembang-Jambi, tepatnya di wilayah Betung, Banyuasin. Para pelaku, yang berboncengan tiga dengan satu sepeda motor, memepet dan mencoba menghentikan paksa mobil Angdes yang dikemudikan korban.

Diduga karena Ikhsan menolak untuk berhenti dan mencoba melarikan diri, salah satu pelaku langsung melepaskan tembakan. Timah panas itu menembus perut korban, membuatnya tak berdaya. Niat para pelaku jelas: merampok mobil korban. Beruntung, meski menderita luka tembak yang sangat serius, nyawa korban Ikhsan berhasil diselamatkan dan kini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Banyuasin.

Bagi kita, Generasi Nusantara di Sumatera Selatan, respons cepat aparat ini adalah sebuah kabar yang sangat optimistis dan memotivasi. Di tengah kerasnya kehidupan, kita tahu bahwa kita memiliki aparat yang siap dan sigap melindungi. Kita patut memberikan apresiasi setinggi-tingginya untuk jajaran kepolisian yang telah bekerja tanpa kenal lelah.

Mari kita doakan kesembuhan total untuk korban, Pak Ikhsan. Dan mari kita Beranjak untuk selalu waspada di jalan, sekaligus menjadi mitra polisi dengan segera melapor jika melihat hal yang mencurigakan. Salut, Pak Polisi! Keamanan Banyuasin adalah tanggung jawab kita bersama.

Bagikan Artikel Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

| Artikel Terkait