
Di tengah kondisi ekonomi yang serba sulit, tawaran pinjaman dengan syarat super mudah dan bunga 0% memang terdengar seperti angin surga. Namun, jangan sampai kita terlena! Sebuah modus penipuan kembali beredar luas di media sosial, kali ini dengan mencatut nama dan foto Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, untuk menjerat para korban.
Unggahan hoaks yang viral ini menyebar dengan narasi bombastis, seolah-olah Menkeu Purbaya telah meluncurkan program “gebrakan ekonomi” melalui sebuah layanan bernama “Koperasi Merah Putih”. Iming-imingnya sangat menggiurkan: pinjaman online tanpa biaya, tanpa bunga (0%), tidak perlu BI Checking, dan prosesnya kilat hanya 10-30 menit. Sayangnya, semua itu hanyalah tipuan murahan.
Secara cerdas dan berwawasan, mari kita bongkar mengapa informasi ini sudah pasti hoaks.
- Tidak Ada Program Resmi Pemerintah: Berdasarkan penelusuran fakta dari berbagai sumber kredibel, termasuk Antara News, sama sekali tidak ada program dari Kementerian Keuangan, Kemenko Perekonomian, atau lembaga pemerintah mana pun yang menawarkan pinjaman online dengan bunga 0% dan tanpa BI Checking kepada masyarakat umum.
- Video yang Dipelintir: Para penipu ini menggunakan cuplikan video asli saat Menkeu Purbaya memberikan keterangan pers mengenai hal lain. Kemudian, mereka menambahkan narasi palsu untuk menggiring opini publik seolah-olah Menkeu sedang mengumumkan program pinjaman tersebut. Ini adalah teknik disinformasi klasik yang sering digunakan untuk menipu.
- Ujung-ujungnya Penipuan: Tujuan utama dari hoaks ini adalah untuk melakukan penipuan. Biasanya, calon korban yang tergiur akan diarahkan ke sebuah nomor WhatsApp atau tautan palsu. Di sanalah mereka akan diminta untuk mentransfer sejumlah uang terlebih dahulu dengan dalih “biaya administrasi” atau “biaya verifikasi”. Setelah uang ditransfer, penipu akan langsung menghilang tanpa jejak.
Kasus ini menjadi pengingat keras bagi kita semua, Sobat Beranjak. Di era digital ini, literasi finansial dan literasi digital harus berjalan beriringan. Berikut adalah beberapa tips agar kita tidak menjadi korban selanjutnya:
- Prinsip “Too Good to Be True”: Selalu curiga dengan tawaran yang terlalu indah untuk menjadi kenyataan. Pinjaman tanpa bunga dan tanpa verifikasi riwayat kredit adalah hal yang sangat tidak masuk akal dalam dunia keuangan.
- Verifikasi ke Sumber Resmi: Jika mendengar informasi yang mengatasnamakan pemerintah atau lembaga keuangan, jangan langsung percaya. Lakukan cek silang ke situs web atau akun media sosial resmi dari lembaga yang bersangkutan.
- Jangan Pernah Transfer Uang Duluan: Lembaga keuangan yang sah tidak akan pernah meminta calon peminjam untuk mentransfer sejumlah uang di muka sebagai syarat pencairan dana. Jika ada permintaan seperti ini, sudah 100% itu adalah penipuan.
- Lindungi Data Pribadi: Jangan mudah memberikan data pribadi seperti KTP, nomor KK, atau swafoto dengan KTP ke platform yang tidak jelas kredibilitasnya.
Kejahatan siber seperti ini akan terus ada dengan berbagai modus baru. Tugas kita adalah membentengi diri dengan pengetahuan dan sikap skeptis yang sehat. Mari kita Beranjak menjadi generasi yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga cerdas dan waspada dalam menggunakannya. Sebarkan informasi ini agar tidak ada lagi teman atau keluarga kita yang terjebak!









