Kejutan di Mandalika! Luca Marini Asapi Para Bintang di Latihan Bebas, Marc Marquez Mengintai

Debu dan deru mesin kembali menyelimuti Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika! Hari pertama gelaran MotoGP 2025 langsung menyuguhkan drama dan kejutan yang membuat para penggemar menahan napas. Di sesi latihan bebas pertama (FP1) yang berlangsung Jumat (3/10) pagi, bukan nama-nama raksasa yang mendominasi, melainkan pembalap tim satelit Honda, Luca Marini, yang secara tak terduga merebut status sebagai yang tercepat.

Adik tiri dari legenda hidup Valentino Rossi ini tampil menggila di menit-menit akhir sesi, membukukan catatan waktu impresif 1 menit 30,809 detik. Torehan ini sontak menggeser para pembalap unggulan yang sebelumnya silih berganti memuncaki papan waktu. Ini adalah sinyal kuat bahwa di Mandalika, segalanya bisa terjadi, dan status favorit tidak menjamin apa-apa di atas aspal panas Lombok.

Antusiasme publik Indonesia, yang sudah terasa sejak parade pembalap di Mataram, seakan menjadi bahan bakar bagi para rider untuk langsung tancap gas. Atmosfer yang membara di luar lintasan terbukti menular ke dalam sirkuit, menciptakan sesi pembuka yang penuh aksi dan persaingan sengit sejak lap pertama.

Sesi FP1 berjalan persis seperti yang diharapkan dari sebuah sirkuit dengan karakter cepat seperti Mandalika. Hampir sepanjang sesi, mata semua orang tertuju pada satu nama: Marc Marquez. Sang Juara Dunia 2025 yang baru saja mengunci gelarnya di Jepang ini tampak sangat nyaman di atas Ducati Desmosedici GP25 miliknya. Ia konsisten menjadi yang tercepat dan seolah ingin mengirim pesan bahwa meski gelar sudah di tangan, rasa hausnya akan kemenangan belum padam.

Namun, drama sesungguhnya terjadi di dua menit terakhir. Saat para pembalap mengganti ban untuk melakukan time attack, peta persaingan berubah total. Alex Rins dari tim Yamaha sempat merebut posisi puncak dari Marquez, sebelum akhirnya sang rookie fenomenal, Pedro Acosta, unjuk gigi dan mengambil alih pimpinan dengan motor KTM-nya.

Ketika semua orang mengira Acosta akan menutup sesi sebagai yang tercepat, Luca Marini datang dari antah berantah. Dengan laju yang sangat mulus dan agresif, ia mematahkan waktu Acosta dengan selisih 0,136 detik, sebuah manuver yang membuat seluruh paddock terhenyak. Posisi kedua akhirnya diamankan oleh Pedro Acosta, diikuti oleh Marco Bezzecchi dari Aprilia di posisi ketiga.

Marc Marquez sendiri harus puas mengakhiri sesi di posisi kelima. Meski tergusur di menit akhir, penampilannya sepanjang sesi menunjukkan bahwa ia memiliki kecepatan dan ritme yang sangat solid untuk menjadi penantang serius dalam balapan utama hari Minggu nanti. Sirkuit Mandalika adalah salah satu dari sedikit sirkuit di kalender di mana Marquez belum pernah meraih kemenangan, dan tahun ini, dengan motor terbaik di grid, misinya untuk menaklukkan Lombok menjadi sangat realistis.

Di sisi lain, pemenang MotoGP Mandalika tahun lalu sekaligus penantang gelar musim ini, Francesco ‘Pecco’ Bagnaia, tampak mengalami kesulitan. Pembalap pabrikan Ducati ini tercecer di posisi ke-17. Hasil ini tentu bukan awal yang ideal dan memberikan pekerjaan rumah yang besar bagi timnya untuk menemukan setelan motor yang tepat.

Bagi Generasi Nusantara yang memadati tribun, hasil FP1 ini adalah pembuka yang sempurna. Ini menjanjikan sebuah akhir pekan balap yang tidak bisa diprediksi, di mana setiap pembalap memiliki peluang yang sama untuk bersinar. Kejutan dari Luca Marini membuktikan bahwa semangat juang dan strategi yang tepat bisa mengalahkan segalanya.

Kini, semua mata akan tertuju pada sesi-sesi berikutnya. Apakah Marini bisa mempertahankan momentumnya? Akankah Marc Marquez membalas dan mendominasi? Atau justru Pecco Bagnaia akan bangkit dari kesulitan? Satu hal yang pasti, Sobat Beranjak, akhir pekan di Mandalika ini akan menjadi pesta adrenalin yang tak terlupakan!

Bagikan Artikel Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

| Artikel Terkait