Tumben, Taktik Pep Guardiola Jadi Bumerang! Man City Ditahan Arsenal, Ciptakan Rekor Terburuk

Sobat Berjangka, ada momen langka terjadi di Liga Primer Inggris. Seorang jenius taktik seperti Pep Guardiola pun ternyata bisa salah langkah. Dalam laga super krusial melawan Arsenal, strateginya justru menjadi bumerang yang menyakitkan.

Manchester City harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang oleh rival utamanya, Arsenal, di Etihad Stadium. Hasil ini tidak hanya merugikan posisi mereka di klasemen, tetapi juga mencatatkan sebuah rekor statistik terburuk bagi Pep Guardiola sepanjang karier manajerialnya yang gemilang.

Menghadapi Arsenal yang solid, Pep Guardiola melakukan perubahan taktik yang cukup drastis. Ia mencoba formasi dan pendekatan baru yang diharapkan bisa membongkar pertahanan The Gunners. Namun, yang terjadi justru sebaliknya.

Alih-alih tampil dominan seperti biasanya, permainan Man City justru terlihat tumpul dan sulit menciptakan peluang. Alur serangan mereka mudah terbaca dan para pemain bintang seperti Erling Haaland dan Kevin De Bruyne seolah terisolasi dan mati kutu. Taktik yang dirancang untuk menjadi solusi justru menjadi sumber masalah utama.

Akibat dari taktik yang tidak berjalan ini, Man City mencatatkan statistik serangan yang sangat minim. Sepanjang 90 menit pertandingan, mereka hanya mampu melepaskan satu tembakan tepat sasaran (shot on target).

Angka ini secara resmi menjadi catatan terendah dalam sebuah pertandingan liga bagi tim yang pernah dilatih oleh Pep Guardiola sepanjang kariernya, baik di Barcelona, Bayern Munich, maupun Manchester City. Sebuah rekor yang tentunya sangat tidak diinginkan oleh seorang manajer yang identik dengan sepak bola ofensif dan dominan.

Sobat Berjangka, hasil ini adalah pengingat bahwa dalam sepak bola level tertinggi, tidak ada jaminan kemenangan. Bahkan seorang manajer sekelas Pep Guardiola pun bisa melakukan kesalahan perhitungan.

Di sisi lain, ini menunjukkan betapa solidnya pertahanan Arsenal di bawah asuhan Mikel Arteta, yang notabene adalah mantan murid Guardiola sendiri. Hasil imbang ini membuat persaingan di puncak klasemen Liga Inggris menjadi semakin panas dan tidak dapat diprediksi.

Kini, tantangan bagi Pep adalah bagaimana ia dan timnya bisa Berjangka untuk bangkit dari hasil mengecewakan ini dan kembali ke jalur kemenangan.

Bagikan Artikel Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

| Artikel Terkait