
Sobat Beranjak di Palembang, sering kesal karena jalanan protokol yang baru diperbaiki sudah rusak lagi atau terjebak macet parah karena ada truk besar? Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang tampaknya mendengar keluhanmu dan sedang menyiapkan langkah tegas.
Pemerintah Kota Palembang saat ini tengah dalam proses merevisi Peraturan Walikota (Perwali) yang akan mengatur dan melarang kendaraan angkutan berat melintasi jalan-jalan protokol di dalam kota. Kebijakan ini diambil sebagai solusi untuk mengatasi masalah kerusakan jalan yang terus berulang dan mengurangi kemacetan.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang menyatakan bahwa revisi Perwali ini sangat mendesak. Selama ini, tonase kendaraan berat yang melebihi kapasitas jalan menjadi salah satu penyebab utama cepatnya jalanan kota menjadi rusak dan berlubang. Selain itu, keberadaan truk-truk besar di jam sibuk juga memperparah kemacetan.
Dalam aturan yang baru nanti, akan diatur secara spesifik mengenai:
- Jenis Kendaraan: Kriteria kendaraan angkutan berat mana saja yang dilarang melintas.
- Zona Terlarang: Daftar jalan-jalan protokol yang tidak boleh lagi dilewati oleh truk.
- Jam Operasional: Pengaturan waktu khusus kapan kendaraan berat boleh beroperasi di rute-rute tertentu di pinggiran kota.
“Kami sedang menggodok aturannya agar lebih komprehensif. Tujuannya jelas, untuk menjaga kualitas infrastruktur jalan kita dan membuat lalu lintas lebih lancar,” ujar salah satu pejabat Pemkot.
Sobat Beranjak, kebijakan ini adalah sebuah langkah maju untuk penataan kota yang lebih baik. Jika aturan ini diterapkan dan diawasi dengan ketat, kita bisa berharap jalan-jalan utama di Palembang akan lebih awet, lalu lintas lebih tertib, dan kota terasa lebih nyaman.
Tentu, tantangannya adalah bagaimana menyediakan jalur alternatif yang memadai bagi para pelaku usaha logistik agar distribusi barang tidak terganggu.
Sebagai warga, kita tentu berharap revisi Perwali ini tidak hanya menjadi aturan di atas kertas. Perlu ada sosialisasi yang masif dan penegakan hukum yang konsisten di lapangan. Mari kita kawal bersama agar Palembang bisa Beranjak menjadi kota yang lebih tertata!









