
Sobat Beranjak pencinta MotoGP, pegang erat kursimu! Seri Pertamina Grand Prix of Indonesia di Sirkuit Mandalika akhir pekan ini bukan cuma balapan biasa. Sebuah momen bersejarah yang ditunggu-tunggu bisa tercipta di depan mata kita semua.
Pembalap andalan Gresini Racing, Marc Marquez, berpeluang mengunci gelar juara dunia MotoGP 2025 di Sirkuit Mandalika, Indonesia. Meskipun tidak akan mudah, skenario matematis untuk “The Baby Alien” berpesta juara di tanah air kita sudah terbuka lebar, dan ini syarat-syaratnya.
Setelah tampil dominan sepanjang musim, Marquez datang ke Mandalika dengan keunggulan poin yang signifikan atas rival terdekatnya, Pecco Bagnaia dan Jorge Martin. Kemenangan di seri sebelumnya membuat kalkulasi gelar juara menjadi lebih cepat dari yang diperkirakan.
Lalu, bagaimana caranya agar sejarah itu tercipta di Mandalika? Skenario ini memang cukup kompleks, namun intinya adalah Marquez harus menyelesaikan balapan dengan keunggulan poin tertentu yang tidak mungkin lagi dikejar oleh para pesaingnya di sisa seri.
Berikut adalah skenario impian tersebut:
- Marquez Wajib Finis Podium: Syarat utamanya adalah Marquez harus finis di posisi pertama atau kedua.
- Bergantung Hasil Rival: Kemenangan saja tidak cukup. Poin Marquez harus unggul jauh di atas Bagnaia dan Martin. Misalnya, jika Marquez juara satu, Bagnaia tidak boleh finis lebih baik dari posisi ke-7 dan Martin tidak boleh naik podium.
Bayangkan, Sobat Beranjak, raungan puluhan ribu penonton di Sirkuit Mandalika menjadi saksi bisu kembalinya sang raja ke takhta juara dunia. Momen ini akan menjadi sejarah besar, tidak hanya bagi Marquez tetapi juga bagi Indonesia sebagai tuan rumah.
Ini bukan sekadar hitung-hitungan poin, ini adalah tentang drama, tensi, dan semangat juang di level tertinggi. Apakah takdir akan berpihak pada Marquez di sirkuit kebanggaan kita? Atau para rivalnya akan berhasil menunda pesta?
Apapun hasilnya nanti, Grand Prix Mandalika akhir pekan ini wajib ditonton. Siapkan dirimu untuk menjadi bagian dari sejarah!









